La Ode Ahmad Monianse

KENDARIPOS.CO.ID– Para kepala sekolah (Kepsek) di Kota Baubau harus mampu menjadi manajer terbaik bagi lembaga pen­didikan yang dipimpinnya. Juga da­pat melakukan supervisi dan mem­berikan penguatan serta motivasi pada guru dalam melakukan proses belajar mengajar mengajar. Itu seba­gai upaya perwujudan sekolah peng­gerak. Penegasan tersebut disampai­kan Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse.

“Kalau saya imajinasikan, sekolah penggerak adalah adanya keinginan kita agar dapat menginspirasi se­kolah-sekolah lainnya. Jadi kalau mis­alnya para kepala sekolah tiba-tiba dirolling oleh Bapak Wali Kota, maka jangan ada perasaan kecewa,” kata La Ode Ahmad Monianse, kemarin.

Menurutnya, mutasi jabatan dalam pemerintahan adalah hal biasa. Termasuk rotasi dalam jejang jabatan pimpinan sekolah. Tujuan­nya agar para Kepsek yang berpr­estasi, dapat membuat hal serupa di sekolah lain. “Itulah salah satu tu­juan dari sekolah penggerak. Tidak dimutasi pun, kepala sekolah dan para guru punya tanggung jawab untuk memperbaiki sistem pendidi­kan di sekolah lain. Sebagai bentuk peran aktif dalam mendukung 2.500 sekolah penggerak yang dktarget­kan pemerintah di tahun ini,” terang Baubau-2 tersebut.

Politikus PDIP itu mengingatkan agar kepala sekolah dapat menjadi manajer terbaik dan tidak hanya duduk diam dalam ruangan. Namun mampu melakukan supervisi dan memberikan penguatan-penguatan kepada guru dalam mengajar. “Bah­kan kalau dibutuhkan oleh sekolah lain untuk membantu mendevelop beberapa program, maka para kepala sekolah dan guru harus siap. Sehingga lintas sekolah itu tidak lagi eksklusif, tetapi dapat menjadi kekuatan sebuah sistem yang tidak dapat terpisahkan,” pinta Ahmad Monianse. (c/ahi)