Penyelidikan Mengurai Sengkarut Honor Satgas Covid-19

“Polda Sultra menerima informasi dari Satgas Covid-19 pusat. Hal itu menjadi dasar melakukan penyelidikan”
Kompol Dolfi Kumaseh (Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sultra)

KENDARIPOS.CO.ID — Masalah honor anggota satgas covid-19 Sultra yang tak kunjung dicairkan Kepala BPBD Sultra, Muh.Yusup kini masuk “radar” bidikan polisi. Polda Sultra membidik Kepala BPBD Sultra, Muh.Yusup dengan melakukan penyelidikan awal. Penyelidikan itu menjadi dasar untuk ke jenjang berikutnya. Bukan tak mungkin, polemik honor satgas itu bisa naik status ke penyidikan jika memenuhi unsur dugaan tindak pidana.

“Polda Sultra menerima informasi dari satgas covid-19 pusat, hal itu menjadi dasar Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara untuk melakukan penyelidikan,” kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, kepada Kendari Pos, Kamis (14/10) kemarin.

Kompol Dolfi Kumaseh

Kompol Dolfi Kumaseh belum dapat membeberkan secara detail informasi yang diperoleh Polda Sultra dari Satgas Covid-19 pusat. Yang pasti, Polda Sultra akan mencari informasi kepada pihak berkompeten. “Dalam waktu dekat, sejumlah saksi akan dimintai keterangan,” ungkap Kompol Dolfi Kumaseh.

Kompol Dolfi menambahkan, penyidik masih mendalami informasi yang diperoleh dari Satgas Covid-19 pusat. Setelah ada keterangan dari saksi-saksi, baru bisa dikembangkan lebih lanjut. “Rencananya, Senin 18 Oktober, para saksi akan menghadap untuk dimintai keterangannya,” imbuhnya.

Saat ini, kata Kompol Dolfi Kumaseh, Polda Sultra sedang menyusun administrasi pemanggilan sejumlah saksi. Kompol Dolfi belum bisa memastikan berapa saksi yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan. “Saat ini masih dilakukan penyelidikan. Apabila hasil penyelidikan, memenuhi syarat untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan maka masalah ini akan di diproses lebih lanjut,” tegas Kompol Dolfi.

Terpisah, salah seorang anggota Satgas Covid-19 Sultra mengaku sampai saat ini honor yang dinantikan belum terealisasi. Anggaran tersebut melekat pada BPBD Sultra. “Belum pak, kami belum menerima (honor) sampai hari ini,” ujarya enggan identitasnya disebutkan, Kamis (14/10) kemarin.
(ndi/b)

18 Oktober, Para Saksi Dimintai Keterangan