Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (tengah) menyerahkan bantuan PBI kepada warga kurang mampu di Kelurahan Nambo beberapa waktu lalu. (FOTO AGUS SETIAWAN/KENDARI POS)


-8.268 Penerima Dinyatakan Valid

KENDARIPOS.CO.ID– Warga metro yang tercover dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bakal bertambah. Tahun 2021 ini, Pemkot Kendari kembali berhasil meyakinkan pemerintah pusat. Dari hasil verifikasi, Pemkot mendapat tambahan kuota Program Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 15 ribu penerima

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan usulan tambahan penerima PBI telah disetujui pusat. Tak tanggung-tanggung, Pemkot Kendari mendapat tambahan kuota sebanyak 15 ribu penerima. Disetujuinya usulan ini, tak lepas dari kerja keras Dinas Sosial (Dinsos) dalam meng-up date Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang disiapkan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Saya harap kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat ini bisa dimaksimalkan untuk mengakomodir seluruh warga kurang mampu di Kota Kendari. Agar mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis atau terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Terpisah, Kepala Dinsos Kendari, Abdul Rauf mengatakan terus melakukan perbaikan data untuk memenuhi kuota yang diberikan pemerintah. Perbaikan yang dimaksud yakni warga yang sudah terdaftar dalam DTKS akan dimasukkan sebagai penerima PBI. Adapun sisanya diperuntukkan bagi mereka yang tidak mampu berdasarkan usulan dari kelurahan.

Mantan Kabag Kesra Pemkot Kendari ini menambahkan telah mengusul sebanyak 9.166 warga sebagai penerima PBI per 5 Oktober (kemarin). Rinciannya, 8.268 orang dinyatakan valid, sisanya sekira 898 belum dinyatakan valid. “Jadi untuk memenuhi koutanya akan diperoleh dari DTKS,” kata Abdul Rauf. (b/ags)