Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton, Nasbah

KENDARIPOS.CO.ID– Dalam mendukung percepatan pemanfaatan aspal Buton, salah satu yang menjadi tugas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) adalah menyiapkan infrastruktur pendukung. Mulai dari jalan jembatan dan pelabuhan. Untuk urusan jalan dan jembatan, Pemkab Buton sudah merintis jalan baru sepanjang 28 kilometer yang menghubungkan antara Pasarwajo dan Lasalimu. Selanjutnya, saat ini Pemkab tengah menyiapkan pembangunan jembatan Nambo di Lasalimu sebagai pelabuhan tambang aspal nanti.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton, Nasbah mengatakan, akhir tahun ini pihaknya mendapat tugas membuat feasibility study (FS) dan detail engineering desain (DED) untuk pelabuhan tersebut. “Kita mempersiapkan FS dan DED-nya sekarang. Masing-masing Rp 500 juta, karena ini bentuknya seperti penelitian. Waktunya cukup satu sampai dua bulan,” katanya, Kamis (7/10).

Pelabuhan Nambo kata Nasbah, butuh perluasan. Sebab diperuntukan sebagai pusat angkutan kapal-kapal dan dump truk bertonase besar. ” Setelah pertemuan di pusat, diminta dermaganya minimal 600 meter, sementara saat ini hanya 115 meter, jadi perlu di tambah,” sambungnya.

Jika FS dan DED tuntas, maka selanjutnya akan dibuatkan master plan secara menyeluruh. Itu akan menjadi pekerjaan Pemerintah Provinsi sebagai partner yang ditugaskan Pemerintah Pusat. “Tahun depan baru perencanaan. Itu akan terus jalan, bertahap sampai bisa dioperasikan,” tandas Nasbah. (c/lyn)