Wakil Bupati Kolut, H. Abbas

KENDARIPOS.CO.ID– Transparansi data penerima beasiswa lanjut studi yang dibiayai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut), diminta pihak DPRD. Wakil Bupati Kolut, H. Abbas, mengaku, pihaknya tidak keberatan dan mempersilahkan anggota parlemen mengundang jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sebagai penanggung jawab program tersebut

“Itu merupakan hal wajar dan sebagai wujud transparasi. Agar tidak ada saling curiga-mencurigai, para dewan Kolut dipersilahkan menyusun agenda dengan mengundang pihak terkait untuk memaparkan data. Berapa anggarannya dan siapa penerimanya, tentu tidak ada yang perlu ditutup-tutupi,” ujar H. Abbas, kemarin.

Kolut-2 itu menilai, pihak Dikbud tidak ada upaya menutupi hal itu dan dipersilahkan meminta paparan data detailnya. Ia tidak ingin ada desas-desus jika para penerima bantuan pendidikan hanya orang-orang tertentu saja atau bahkan berasal dari kalangan putra-putri pejabat. “Jangan sampai ada anak wakil bupati atau siapa, itu harus jelas. Dewan punya hak mengundang Dikbud agar tidak ada kecurigaan,” ulangnya, menegaskan.

Ia maklum, DPRD Kolut yang telah menyetujui program pemberian beasiswa bagi anak daerah tersebut perlu mengetahui dan mengecek detail para penerimanya. Abbas meminta kedua belah pihak membangun komunikasi. “Kami (Pemkab) selalu siap berbenah. Jika ada yang kurang berkenan, harap dikomunikasikan. Karena kami juga butuh saran dan masukan dari semua pihak,” pungkasnya. (b/rus)