Kepala Kejaksaan Negeri Muna, Agustinus Tangdililing Baka membeberkan kasus dugaan korupsi anggaran makan minum dan reses anggota DPRD Mubar saat konferensi pers.

Mantan Sekretaris DPRD dan Bendahara
KENDARIPOS.CO.I–Mantan Sekretaris DPRD Muna Barat (Mubar) ASB dan Bendahara YN ditetapkan tersangka korupsi anggaran makan minum dan dana reses anggota DPRD tahun 2017 hingga 2019. Kendati demikian, jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna belum menahan tersangka yang diduga menyebabkan kerugian negara Rp 350 juta.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Kejari Muna, Agustinus Tangdililing saat konfrensi pers di Kantor Kejari Muna.

Katanya, jaksa melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi tersebut sejak Maret 2021 lalu. Setidaknya 80 orang saksi dari unsur pegawai dan honorer sekretariat telah diperiksa. Alhasil keduanya diduga melakukan penyelewengan anggaran di perkuat dengan hasil ekspose dari BPKP Sultra.

”Diduga kuat ada perbuatan melawan hukum sehingga menimbulkan kerugian negara. Indikasi itu berdasarkan alat bukti dan hasil eskpose dari BPKP,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 2 dan 3 Undang Undang Tindak Pidan Korupsi dengan ancaman hukuman penjara minimal 1 tahun dan maksimal 4 tahun.

”Kita masih akan terus melakukan pemeriksaan dengan kapasita sebagai tersangka,” Imbuhnya (b/ode)