HELMIN TOSUKI/KENDARI POS
BEKERJA IKHLAS : Seremoni pelantikan yang dilakukan Bupati Konut, H. Ruksamin (kiri) pada sejumlah pejabat eselon II dan III di aula Anawaingguluri, Sekretariat Pemkab, kemarin.

— 96 Pejabat Eselon II dan III Dilantik
KENDARIPOS.CO.ID– Rotasi pejabat level eselon II dan III lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) dilakukan Bupati, H. Ruksamin. Terdapat 96 pejabat eselon II dan III mendapatkan posisi baru. Ada yang bergeser dari dinas satu ke instansi lain, Juga ada yang nonjob. Seremoni pelantikan tersebut berlangsung di aula Anawaingguluri, Sekretariat Pemkab Konut, Rabu (6/10)

Bupati Konut, H. Ruksamin menyebut, rotasi pejabat dalam jabatan struktural merupakan hal biasa. Justru reposisi tersebut merupakan bagian penyegaran organisasi pemerintahan. Apalagi terdapat beberapa kekosongan beberapa jabatan. “Ini juga menghindari potensi stagnanisasi dan kesenjangan operasional dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Rotasi ini juga dilaksanakan agar tugas-tugas pembangunan dan pelayanan pada masyarakat tetap berjalan optimal sesuai visi misi pemerintahan diperiode ini,” papar Ruksamin.

Bupati dua periode tersebut, menuturkan, untuk kenaikan pangkat merupakan hak seorang Pegawai Negeri Sipil, namun penempatan jabatan menjadi bentuk kepercayaan pimpinan terhadap aparaturnya, berdasarkan kinerja yang mencakup aspek loyalitas, disiplin, etika dan moral. Bagi pejabat yang sudah diberikan amanah untuk senantiasa memberikan yang terbaik pada daerah bangsa dan negara. Penilaian kinerja secara insentif akan dilakukan.

Ruksamin berharap pejabat yang dilantik dapat mengemban tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Termasuk menjauhi tindakan tak sesuai dengan keberlangsungan pemerintahan.
“Mari kita bekerja secara profesional dan menjauhi perilaku-perilaku tidak baik, karena masyarakat bisa menilai apa yang dilakukan pemerintah,” sambungnya.

Ruksamin mengajak semua pejabat yang mendapatkan posisi dan belum, untuk bekerja ikhlas demi mewujudkan Konawe Utara yang sejahtera dan berdaya saing. “Jadikan jabatan sebagai jembatan dalam memberikan pengabdian pada masyarakat. Takutlah pada Tuhan yang Maha Esa setiap kita bekerja,” pungkasnya. (b/min)