Gar­uda Indonesia

KENDARIPOS.CO.ID– Tingkat isian penumpang pesawat Garuda Indonesia rute penerbangan Kendari mengalami peningkatan seiring dengan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 di Kota Kendari.

General Manager Gar­uda Indonesia Branch Office Kendari, Syaiful Bahri mengungkapkan, okupansi maskapai Gar­uda Indonesia mencapai 80 persen. Angka ini naik signifikan dibandingkan pada saat penerapan PPKM level 3 yang me­nyebabkan isian hanya mencapai 20 hingga 30 persen.

“Tingkat isian penump­ang sudah di atas 80 pers­en dengan total sekitar 150 penumpang per hari untuk kelas ekonomi. Untuk kelas bisnis ting­kat isiannya sekitar 12 penumpang setiap hari,” ujar Syaiful, kemarin.

Dijelaskan, maskapai nasional itu mewajibkan penumpang yang ingin melakukan perjalanan dari daerah PPKM level 2 un­tuk mencantumkan bukti swab antigen dan vaksina­si tahap 2. Pihaknya juga melakukan pengawasan dan pengecekan secara ketat ke para penumpang.

“Untuk rute penerban­gan Kendari-Makassar, penumpang wajib swab antigen dan vaksinasi dosis kedua. Sedangkan untuk vaksinasi dosis pertama, harus memi­liki bukti tes swab PCR,” jelasnya.

Kata Syaiful, saat ini penerbangan Garuda Indonesia rute Kendari-Makassar dijadwalkan empat hari dalam sem­inggu yaitu Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Un­tuk memudahkan pros­es penerbangan, Garuda menyarankan penump­ang agar memiliki ap­likasi Peduli Lindungi. (uli/b