MPP Pertama di Sultra, MPP ke-45 dari 514 Kab/Kota se-Indonesia

KENDARIPOS.CO.ID — Inovasi anyar Bupati Bombana Tafdil terwujud di penghujung masa jabatan periode kedua. Inovasi bernama Mal Pelayanan Publik (MPP) itu melambungkan nama Tafdil di level pemerintah pusat. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo mengirim utusannya untuk meresmikan MPP pertama di Sultra itu. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa hadir meresmikan MPP Bombana, Kamis (10/) kemarin.

Bupati Bombana, H.Tafdil (kiri) menerima penghargaan dari Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa (kanan) atas prestasi melahirkan inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) saat peresmian MPP, Kamis (10/) kemarin. DISKOMINFO BOMBANA FOR KENDARI POS

MPP merupakan inovasi layanan publik yang cepat, mudah dan terintegrasi dalam satu gedung. Selain menjadi MPP pertama di Sultra, MPP Bombana adalah MPP ke-45 dari 514 kabupaten/kota se- Indonesia. Bupati Bombana Tafdil menghadirkan inovasi MPP itt untuk memudahkan warganya memperoleh layanan, baik administrasi, perizinan maupun non perizinan dalam satu tempat.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa mengapreasiasi inovasi MPP yang diinisiasi Bupati Tafdil. Menurut Diah, MPP Bombana sejalan dengan visi misi Kemenpan RB dalam mewujudkan transformasi birokrasi di daerah. “Kami menyambut baik hadirnya MPP di Kabupaten Bombana ini sebagai transformasi pelayanan serta bukti keseriusan pemerintah mendekatkan diri dan melayan masyarakat,” ujar Diah saat peresmian MPP, kemarin.

Menurut Diah, komitmen Bupati Tafdil mewujudkan pelayanan publik dengan melahirkan MPP ini dapat dicontoh daerah lain di Sultra. “Saya berharap daerah-daerah lain di Sultra bisa menjadikan Kabupaten Bombana sebagai contoh untuk melakukan hal yang serupa di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Sultra Hj. Nur Endang Abbas yang hadir mewakili Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan MPP Bombana adalah wujud komitmen Bupati Tafdil menghadirkan pelayanan cepat dan mudah. “Besar harapan Pemprov Sultra kepada Pemkab Bombana untuk menjadikan MPP Bombana sebagai role model bagi kabupaten dan kota lainnya di Sultra. Kami akan menyurati seluruh bupati dan wali kota se-Sultra agar segera menginisiasi berdirinya MPP di daerahnya,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo. Menurutnya, MPP Bombana ini hadir dari keseriusan dan upaya Bupati Bombana yang ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya. “Tahun 2018 saya kunjungan kerja di Bombana, bupati berkomitmen akan memberikan kepuasan kepada masyarakatnya. Komitmen itu dibuktikan. Bupati Tafdil memberikan kepuasan kepada warganya dalam pelayanan. Buktinya, Kabupaten Bombana urutan 10 besar terbaik se-Indonesia atas penilaian Ombudsman,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bombana, Tafdil mengungkapkan, MPP Bombana menggabungkan 14 loket layanan, 15 instansi dan 147 layanan dalam satu gedung. Selain itu, MPP Bombana menyediakan berbagai fitur berbasis aplikasi sebagai akses pengambilan antrean layanan.

Bupati Tafdil menjamin, tidak ada perbedaan perlakuan dalam pelayanan di MPP Bombana. Semua bakal terlayani secara baik dengan mudah dan cepat. “Semuanya kita layani. Baik itu warga berdasi, yang datang tidak pakai sendal, warga yang berpakaian lusuh hingga warga disabilitas. Semua bakal terlayani, tidak ada alasan bagi petugas yang ada di MPP untuk tidak memberikan pelayanannya,” ungkap Bupati Bombana dua periode tersebut.

Fasilitas yang tersedia di MPP Bombana antara lain mesin antrean, ruang tunggu, ruang pengaduan, ruang bermain anak, ruang laktasi, toilet, musala, kantin, hingga tempat parkir kendaraan roda empat dan roda dua. (idh/b)

Bupati Tafdil Menjamin Tidak Ada Perbedaan Perlakuan dalam Pelayanan