Hari Ini Wali Kota Sulkarnain Groundbreaking

KENDARIPOS.CO.ID — Kota Kendari terus bertumbuh dan berkembang. Ruas jalan di Kota Kendari kini mulai dibayangi potensi kemacetan layaknya kota besar. Kendaraan macet di ruas jalan strategis sering terjadi kendati tak mengular. Jumlah kendaraan tidak berbanding lurus dengan kapasitas ruas jalan.

Pemkot Kendari melihat ancaman macet mengular di masa mendatang. Untuk itu, pembangunan jalur lingkar dalam (Inner Ringroad) sebagai salah satu strategi jitu mengatasinya. Inner ringroad menjadi pengurai macet di masa depan.

Pembangunan jalur inner ringroad Kota Kendari dimulai hari ini (Senin). Rencananya, groudbreaking dilakukan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Jalur yang dibangun nantinya akan menghubungkan tiga ruas jalan utama yakni Jalan Kembar Kali Kadia, Jalan Z.A Sugiarto, dan Jalan Mokodompit.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kedua dari kanan) bersama jajaran meninjau pembangunan jalur ringroad. Rencananya hari ini, Wali Kota Sulkarnain akan groundbreaking kelanjutan proyek jalur lingkar di Kecamatan Kambu. Agus Setiawan/Kendari Pos

“Hadirnya ruas jalan baru ini kita harapakan bisa membelah arus lalulintas yang mulai macet di Kota Kendari. Nah inilah yang kita coba persembahkan untuk masyarakat kota sebagai bentuk pelayanan kita kepada masyarakat,” kata Sulkarnain Kadir kepada Kendari Pos, Minggu (17/10) kemarin.

Politis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sultra ini menambahkan, pembangunan salah satu jalur alternatif Kota Kendari itu menelan anggaran sekira Rp212 miliar. Anggarannya bersumber dari pinjaman daerah ke PT.Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Kota Kendari merupakan salah satu daerah yang mendapatkan kepercayaan pemerintah untuk mendapatkan pinjaman dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN),” kata Sulkarnain Kadir.

Wali kota meyakini hadirnya jalur inner ringroad ini selain melancarkan arus lalu lintas orang, tentunya juga dapat melancarkan aktivitas perekonomian di ibu kota provinsi Sultra ini. “Karena semua wilayah terhubung, mulai dari sarana pemerintah hingga pusat bisnis kota seperti Kendari Park yang tidak lama lagi akan terbangun,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kendari, Subhan mendukung langkah Pemkot Kendari membangun inner ringroad. Menurutnya, hadirnya jalur tersebut sangat membantu pemerintah dalam mengurai permasalahan kemacetan yang kerap terjadi di Jalan ZA Sugiarto dan Jalan Mokodompit yang terjadi pada sore hari.

“Kami sangat setuju dengan pembangunan jalur ini. Bisa jadi jalur alternatif untuk mencegah kemacetan dalam kota. Selain itu, jalur ini mendukung mobilitas masyarakat. Dapat memangkas jarak dan waktu tempuh warga sehingga makin efisien. Kalau mobilitas lancar maka arus perekonomian juga akan lancar,” kata Subhan.

Sekedar informasi, jalur inner ringroad akan dibuka dengan lebar sekira 30 meter. Ukuran tersebut dipilih untuk bisa mengakomodir pelintas sekaligus bentuk antisipasi pertumbuhan Kota Kendari 20 – 30 tahun mendatang. Pembangunannya akan dilaksanakan PT.Istaka Karya (Persero) selaku pemenang tender dengan target penyelesaian proyek hingga tahun 2022. (ags/b)

1 Komentar

  1. Pemkot membuat jalan alternatif untuk mengurai kemacetan.. namun mirisnya tidak mampu mengatur masyarakatnya sepertu contoh para penjual di kendari beach ( KB) yg menggunakan setengah jalan utama 2 jalur.. sepanjang pantai… tdk perhatian pemkot dan semakin SEMRAWUT. Saran sy sebagai masyarakat yg cinta kota kendari agar menjadi kota yang bersih dan indah untuk menindak dan di alihkan para penjual ketempat yang tidak menganggu pengguna jalan lain. Agar KB kembali menjadi tempat terbuka berkumpul menikmati suasana pantai… dan bukan sebagai pasar seperti saat ini. … mhn maaf..terimaKasih…….

Comments are closed.