Berkembang Dinamis di Tangan Tampil Manis


KENDARIPOS.CO.ID — Puncak acara peringatan Hari Jadi ke-480 Kota Baubau dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kota Baubau sebagai daerah otonom digelar Minggu (17/10). Peringatan itu dirangkaikan dengan memperingati tiga tahun kepemimpinan Wali Kota AS Tamrin dan Wakil Wali Kota, La Ode Ahmad Monianse. Duet berakronim “Tampil Manis” itu telah membawa Kota Baubau menjadi lebih tumbuh dan berkembang dinamis.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin menyampaikan Kota Baubau saat ini terus bertumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik. Berbagai proyek strategis dibangun. Yang paling fenomenal adalah pembukaan akses jalan lingkar yang pengerjaanya sedang dikebut, jalan by pass, rencana pembangunan gedung PO5, dan pembangunan terminal terintegritas.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin (kanan) saat menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Kota Baubau, Harianto (kiri) , Minggu (17/10) kemarin. Penghargaan itu sebagai apresiasi raihan enam WTP oleh Pemkot Baubau. Akhirman/Kendari Pos

AS Tamrin menyiapkan anggaran sekira Rp195,848 miliar melalui pinjaman Pemkot Baubau kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra. “Pencapaian visi dan misi pembangunan Kota Baubau dalam tiga tahun kepemimpinan “Tampil Manis” telah dilakukan berbagai upaya melalui empat pilar pembangunan,” kata AS Tamrin dalam pidatonya saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-480 Kota Baubau dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kota Baubau sebagai daerah otonom, Minggu (17/10) kemarin.

Wali Kota AS Tamrin menjelaskan empat pilar pembangunan itu yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), membangun infrastruktur perkotaan, membangun ekonomi kerakyatan berbasis keunggulan lokal dan pengembangan niali-nilai budaya lokal dalam tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan. “Semua itu bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kota Baubau,” ujarnya.

Sentuhan pembangunan jalan juga dilakukan Pemkot Baubau. Ruas jalan rusak dipoles mulus. Pemkot juga sedang menambah dimensi landasan pacu (runway) Bandara Betoambari untuk mendukung pendaratan pesawat jenis Boeing. Masterplan awal runway bandara dari 1.800 meter menjadi 2.500 meter sampai 3.000 meter.

Pada aspek peningkatan kualitas SDM, duet Tampil Manis menggelontorkan anggaran peningkatan fasilitas pendidikan. Mulai dari rehabilitasi gedung sekolah hingga pembangunan baru. Semua itu untuk menjamin kelancaran dan efektifitas proses belajar mengajar. Selain itu, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat dilibatkan dalam berbagai pelatihan dan Diklat.

Aspek ekonomi tak luput dari sentuhan duet Tampil Manis. Sebut saja, pemberian bantuan modal usaha wirausaha pemula, bantuan peralatan usaha kelompok usaha masyarakat. Bahkan pada rangkaian peringatan HUT Baubau tahun ini, Pemkot memberikan penghargaan kepada tiga pemilik koperasi sebagai bentuk apresiasi.

“Semua program yang kita rencanakan bisa sukses terealisasi berkat kerja sama Pemkot, masyarakat dan stakeholder. Selama ini, sinergisitas itu telah terkoneksi dengan baik,” terang Sekretaris DPW PAN Sultra itu.

Sukses pasangan AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse menakhodai dan membangun Kota Baubau tidak saja terukur dari pembangunan yang dilakukan. Tetapi terukur dari penghargaan yang diraih. Tahun ini, Pemkot Baubau meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan atas raihan opini WTP k-6 dalam tata kelola keuangan dan aset daerah.

Selain itu, penghargaan tentang kawasan Benteng Wolio Buton sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional. Ada pula, penghargaan Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Award 2021. Kemudian Kota Baubau juga didaulat sebagai perwakilan Sultra pada ajang penilaian kota sehat tingkat nasional untuk kategori swasti saba wistara. “Semua ini adalah hasil kerja keras kita semua. Baik pemerintah, swasta, masyarakat maupun pelaku pembangunan lainnya,” ucapnya.

Mantan Ketua Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) itu menambahkan, dalam menjalankan aktivitas keseharian, masyarakat Baubau agar selalu mengedepankan nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang telah diwariskan oleh para leluhur. “Leluhur kita telah mewariskan nilai budaya yang dikenal dengan sara pataanguna. Kemudian saya elaborasi menjadi nilai yang sebut dengan PO5,” imbuhnya.

AS Tamrin menjelaskan PO5 itu yakni popia-piara (saling memelihara), pomamasiaka (saling menyayangi), poangka-angkataka (saling mengangkat harkat), pomae-maeakan (saling menghargai) dan pobinci-binci kuli (toleransi). “Saya berharap filsafat tersebut menjadi nilai yang dipedomani dalam pergaulan sehari-hari menuju Kota Baubau yang maju, sejahtera, dan berbudaya dalam bingkai NKRI,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengatakan, 20 tahun Kota Baubau sebagai daerah otonom merupakan usia matang. “Saya salut dengan semua penghargaan yang diperoleh. Itu menjadi prestise daerah. Penghargaan yang diraih menjadi penyemangat untuk meningkatkan karya pembangunan,” ucap politisi PDIP itu. (ahi/b)

Penghargaan Menjadi Penyemangat Meningkatkan Karya