Muhammad Ilwanto/Kendari Pos
Kabid Penmad Kemenag Sultra, H. Muh. Saleh, M.Pd.I (kiri), saat memantau pelaksanaan pelatihan atau bimbingan peserta KSM nasional.

KENDARIPOS.CO.ID– Sebanyak 11 peserta dijadwalkan mewakili Sulawesi Tenggara dalam ajang Kompetensi Sains Madrasah Nasional (KSMN) pada tanggal 23-24 Oktober mendatang secara online. Demi meraih hasil terbaik, Kemenag Sultra, melakukan pendampingan atau pelatihan pada seluruh peserta.

Kabid Pembinaan Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Sultra, H. Muh. Saleh, M.Pd.I., mengatakan diperlukan sebuah persiapan yang sangat matang untuk mencapai hasil yang maksimal. Salah satu bentuknya dengan melaksanakan berbagai bimbingan.

“Pastinya berbagai pelatihan dan pengajaran kepada para peserta sangat diperlukan, untuk mempersiapkan mereka baik secara akademis, mental maupun fisik agar bisa menjadi lebih baik. Sehingga bisa menorehkan prestasi yang membanggakan tentunya,” ungkap Muh. Saleh, Sabtu (16/10) lalu.

Lanjut dia, pelatihan yang diberikan, berupa pendalaman materi akademik, bagaimana mempertajam dan menambah wawasan mereka. Itu menjadi bagian penting yang harus disiapkan peserta.

“Kita intensifkan latihan akademik, karena bagaimanapun ini merupakan ajang KSM dimana akan banyak menggunakan wawasan pengetahuan. Sehingga yang terus kita genjot dan berikan kepada mereka melalui pembinaan guru-guru yang memang sangat ahli dan profesional dalam mata pelajaran yang dilombakan,” jelasnya.

“Untuk pelatihan seperti ini, kita lakukan selama dua minggu sebelum pelaksanaan KSM agar mereka bisa lebih siap, terutama dalam bidang akademiknya, mental dan lain sebagainya,” tambahnya.

Ia pun berharap para peserta bisa memberikan hasil yang terbaik, yaitu mampu meraih juara diajang KSM tingkat nasional, yang merupakan impian dan cita-cita bersama, dimana mampu menjadi yang terbaik di Indonesia.

“Harapan kita adalah mereka bisa menjadi juara, dengan segala upaya dan usaha yang telah dilakukan ini. Tentunya target besarnya adalah meraih prestasi, terlepas dari ambisi itu, saya berpesan, seluruh peserta harus bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya, karena menjadi juara itu sebuah hal sangat baik, namun pengalaman dan kesempatan menjadi yang paling berharga. Olehnya itu, gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, untuk terus belajar dan belajar,” tandasnya. (ilw/b)