HELMIN TOSUKI/KENDARI POS
TERUS BERBUAH : Suasana ibadah perayaan tahun jubileum Gereja Kibaid Klasis Kendari-Konawe dan perayaan HUT ke-20 Jemaat Langgikima di Konut yang diketuai Pnt. Yermia Angkasa Bittikaka.

KENDARIPOS.CO.ID– Warga jemaat Gereja Kibaid di Langgikima, Konawe Utara (Konut) menggelar syukuran hari jadi ke-20 tahun. Kegiatan yang dirangkaikan dengan perayaan tahunan jubileum Gereja Kibaid Klasis Kendari-Konawe tersebut, juga sekaligus sebagai bentuk dalam memperkokoh hubungan antara umat beragama, sekaligus menciptakan rukun damai dalam bingkai persahabatan.

Ibadah Syukur tahun ini mengusung tema “Bergerak, Berkarya, Berbuah Bagi Kristus” dengan menghadirkan Hamba Tuhan, Pdt.Tirza Aprioritha, S.Th, MA

Ketua Panitia Jubileum Gereja Kibaid Klasis Kendari-Konawe, Penatua (Pnt) Yermia Angkasa Bittikaka, MT., menjelaskan, syukuran yang dihelat tahun ini merupakan rangkaian dari 50 tahun masuknya Gereja Kibaid di Kota Kendari. Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejarah terbentuknya Gereja Kibaid Jemaat Langgikima yang bertempat di poros Langgikima-Pariama, Desa Alenggo, sebagai anggota Persekutuan Gereja Injil Indonesia (PII) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

“Awalnya bangunan gereja lama seluas 6 x10 meter dan kini sementara melakukan renovasi 9×22 meter serta berdiri di atas tanah sendiri seluas 2.700 meter persegi. Itu lahan hibah dari masyarakat Molore,” cerita Yermia Angkasa Bittikaka, Minggu (3/10).

Ia mengaku, terbentuknya Gereja Kibaid Jemaat Langgikima berawal pada tahun 1999, ketika Ev. Daniel Christianus bersama Benyamin Lintang, melakukan perkunjungan pelayanan menggunakan roda dua di Asera. Tepatnya di UPT Hialu 3 yang kini meliputi Kelurahan Langgikima, Alenggo dan Pariama, sekaligus mengunjungi dua kepala keluarga anggota jemaat di Kecamatan Asera. “Pada tahun 2000, Tim Jemaat Kibaid Kendari kembali melaksanakan perkunjungan di Langgikima. Mereka diantaranya, Pdt. Pilipus Patana, Pnt. PP Bitikaka dan Pnt. Yermia Angkasa Bittikaka.

Singkat cerita, pada tahun 2005 karena ada perubahan status wilayah dan banyaknya pemekaran, Gereja Kibaid Pos PI Asera berubah status menjadi Pos PI Langgikima,” kenangnya.

Seiring perkembangan, pada tanggal 14 Maret 2017, Gereja Kibaid Pos PI ditetapkan menjadi jemaat definitif menjadi jemaat Langgikima dengan jumlah anggota tetap 15 kepala keluarga atau 42 jiwa serta simpatisan 5 KK. “Maka dilaksanakanlah pemilihan penatua dan diaken periode pertama 2017-2022.

Termasuk pelaksanaan pelantikan pengurapan penatua dan diaken pada tanggal 30 April 2017 oleh Pdt. Agustinus Pabilang. Selanjutnya dilaksanakan pelantikan/pengukuhan Badan Pengurus Majelis Gereja Kibaid Jemaat Langgikima pada 14 Mei 2017 oleh Pdt. Markus Alik,” pungkasnya. (b/min)