Tangkapan layar Zoom
Suasana peelaksanaan workshop perencanaan asesmen pembelajaran IPe secara online yang diikuti dosen Poltekkes kemenkes kendari.

Perencanaan Asesmen Pembelajaran IPE
KENDARIPOS.CO.ID– Demi menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bermutu, Poltekkes Kemenkes Kendari menggelar workshop per­encanaan blue print as­esmen pembelajaran In­terprofesional Education (IPE). Kegiatan diikuti doawn lingkup Poltekkes ini, dilaksanakan sejak tanggal 4 hingga 6 Okto­ber secara daring.

Workshop tersebut untuk menyiapkan dosen lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan perkuliahan, yang tentunya akan mem­berikan dampak posotif bagi mahasiswa. Hal ini diungkapkan Direktur Poltekkes Kemenkes Ken­dari, Askrening, M.Kes., kemarin.

Katanya, workshop ases­men pembelajaran untuk lebih mempersiapkan para tenaga pengajar agar bisa betul-betul mendesain me­tode perkuliahan secara baik dan tersistematis. “Karena kita sebagai tenaga kesehatan su­dah seharusnya sistem akademiknya dikemas dengan baik. Olehnya itu, workshop ini bermaksud mengembangkan sistem akademik menjadi lebih bermutu, melalui pembe­lajaran yang berkualitas dan berkompeten baik dari sistem online dan lain sebagainya,” ungkap Askrening, Rabu (6/10).

Selain meningkatkan sis­tem pembelajaran, work­shop juga memberikan penekanan pada sistem penilaian dari para dosen yang tentunya masih ada beberapa dosen yang me­mentingkan kedekatan atau kerabatan dalam memberikan penilaian terhadap mahasiswa yang seharusnya tidak boleh di­lakukan. “Sebagai tenaga penga­jar harus selalu jujur dalam memberikan penilaian, karena ini menyangkut soal kemampuan maha­siswa sendiri. Terlebih kita sebagai tenaga kesehatan, harus betul-betul kognitif dalam memberikan peni­laian,” jelasnya.

Tentunya dengan men­erapkan penilaian secara obyektif, maka akan mem­berikan dampak yang san­gat baik. Dimana nilai yang didapatkan sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Askrening berharap melalui work­shop ini, bisa memberikan sebuah perubahan yang besar, terhadap peningka­tan kualitas pendidikan di Poltekkes Kemenkes Kendari. Ini terkait den­gan target Poltekkes Ken­dari yang berupaya men­jadi kampus kesehatan terbaik.

“Pastinya kita meng­inginkan output bisa lebih baik ke depannya. Dalam artian bahwa kualitas sistem perkulia­han dan mekanisme pe­nilaian itu bisa lebih dit­ingkatkan karena demi menciptakan SDM yang unggul dan berkompeten ini harus diawali dengan pendidikan yang baik. Itu sudah kami siapakan guna melahirkan tenaga kesehatan yang betul-betul handal di bidangnya,” tandasnya. (ilw/b)