Tim Pengabdian FKM UHO for Kendari Pos
Tim pengabdian FKM UHO bersama siswa SMAN 1 Kendari dalam kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi.

KENDARIPOS.CO.ID– Remaja memiliki masalah yang sangat kompleks seiring dengan masa transisi yang dialaminya. Permasalahan yang sering terjadi antara lain seputar ancaman Triad KRR yaitu seksualitas (kehamilan yang tidak diinginkan, seks pranikah dan aborsi), infeksi penyakit menular seperti HIV dan AIDS, dan penyalahgunaan NAPZA.

Oleh karena itu, diperlukan penanganan secara komprehensif dan terintegrasi yang melibatkan semua sektor terkait, mulai dari pemerintah pusat sampai desa atau kelurahan termasuk lembaga pendidikan. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo (UHO) sebagai lembaga pendidikan turut andil dalam upaya tersebut.

Melalui Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI) bidang pendidikan, FKM UHO aktif memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi remaja dengan tema “Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di Masa New Normal Melalui Penyuluhan pada Siswa SMA/SMK Di Kota Kendari”. Ada dua sekolah terpilih yang menjadi lokasi pengabdian yaitu SMAN 1 Kendari dan SMKN 4 Kendari.

Ketua Tim Pengabdian PKMI FKM UHO, Dr. Sartiah Yusran, M.Ed.,Ph.D mengatakan, kegiatan penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang ancaman Triad KRR (kehamilan yang tidak diinginkan, seks pranikah dan aborsi), infeksi penyakit menular seperti HIV dan AIDS, dan penyalahgunaan NAPZA. Harapannya, remaja atau siswa dapat menjadi agent of change dan penyambung informasi kepada teman-teman sebayanya agar lebih banyak berkegiatan positif.

“Seperti diketahui, remaja lebih banyak menghabiskan waktu untuk bergaul dan berkumpul dengan teman-temannya dibandingkan dengan keluarganya, sehingga teman memiliki pengaruh yang sangat besar. Rasa ingin tahu yang tinggi mendorong remaja untuk mencoba hal-hal baru. Jika tidak diarahkan pada hal-hal positif dan tidak
sesuai dengan kebutuhannya, maka bisa berbahaya,” kata Dr. Sartiah Yusran
kepada Kendari Pos, Jumat (15/10).

Guru-guru sekolah yang menjadi mitra dalam pengabdian sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Terima kasih banyak sudah berkunjung
di sini dan sudah berbagi ilmu dengan kami. semoga lain waktu kita bisa bekerja sama kembali,” ujar Jamlia Jamaa, S.Pd, Pembina PIK Remaja sekaligus Guru SMKN 4 Kendari, beberapa waktu lalu.

Olivia, Slsalah satu siswa SMAN 1 Kendari mengatakan bahwa, setelah mengikuti kegiatan, banyak nilai edukasi yang saya dapatkan tentang kesehatan reproduksi remaja, penyakit menular seksual dan hal-hal yang terkait dengan NAPZA termasuk istilah-istilah yang ada pada NAPZA.

“Mudah-mudahan kedepannya saya bisa menyampaikan ilmu ini kepada teman-teman saya,” tutur Olivia.

Tim Pengabdian PKMI FKM UHO merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo yang terdiri atas Dr. Sartiah Yusran, M.Ed.,Ph.D sebagai Ketua, Farit Rezal, S.KM.,M.Kes (anggota) dan Akifah, S,KM.,M.P.H. (anggota). (uli/b)