Kabid Informatika pada Dinas Kominfo Konut, Ilham

KENDARIPOS.CO.ID– Harapan masyarakat Konawe Utara (Konut) untuk menikmati jaringan internet dan telekomunikasi pada area blank spot, direalisasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika. Untuk tahap pertama, pembangunan infrastruktur base transceiver station (BTS) dilakukan pada empat titik.

Kabid Informatika pada Dinas Kominfo Konut, Ilham, menuturkan pembangunan menara sementara dilakukan di empat lokasi area blank spot. Titik tersebut terletak di Desa Paka Indah, Tambakua, Sari Mukti dan Landawe yang berada di wilayah Kecamatan Langgikima dan Landawe. “Tahap pertama, pihak Telkomsel melalui PT Mitratel melakukan pembangunan menara type self supporting tower (SST) dengan ketinggian 72 meter,” ujar alumni Ilmu Komunikasi Fisip UHO tersebut, Jumat (15/10).

Pasca tahap pertama pembangunan sarana telekomunikasi dituntaskan, selanjutnya akan dilakukan pengerjaan berikutnya di Kecamatan Wawolesea, Lasolo Kepulauan, Asera dan Oheo.

Pihak Dinas Kominfo Konut bersama Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan turun ke lokasi melakukan pengecekan titik pembangunan menara. “Dari hasil survei kemudian terbit izin lokasinya, langsung dilakukan pembangunan tahun ini juga,” kata mantan Kabid Komunikasi itu.

Wilayah kecamatan yang disebutkan Ilham, masuk daerah dengan kondisi jaringan internet dan komunikasi blank spot area. Sehingga Pemkab Konut memfokuskan pembangunan sarana dan prasarana untuk dapat memberikan fasilitas layanan informasi yang memadai bagi masyarakat. (c/min)