KENDARIPOS.CO.ID — Sindikat pengedar Narkotika jenis sabu lintas negara terbongkar. Dari hasil penyelidikan, dua narapidana (Napi) rumah tanahanan (rutan) Kolaka menjadi otak penyelundupan sabu asal Malaysia. Mereka adalah AR dan BH. Keduanya yang mengendalikan dua tersangka lain yakni MM yang bertugas mengambil dan MR sebagai penerima paket.

“Yang diamankan pertama itu yang ambil paket kiriman. Yang kedua diamankan yang menerima paket kiriman, istri salah satu pengendali Rutan Kolaka. Selanjutnya, dua pengendali kami amankan, dua orang napi dalam Rutan Kolaka,,” beber Kepala Seksi Intelejen (Kasiintel) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, Isamuddin, Kamis (28/10).

Pengungkapan jaringan ini kata dia, hasil kerja bersama BNNP dengan tim kantor Bea Cukai Kendari. Saat ini, status anggota sindikat pengedar narkoba ini telah ditetapkan sebagai tersangka. “Semua kita sudah tetapkan sebagai tersangka. Dua napi pengendali masih di Rutan, kita periksa di sana, sementara yang mengambil dan menerima paket kita bawa ke BNNP, ” tambahnya.

Ilustrasi (net)

Isamuddin menuturkan paket sabu-sabu sindikat jaringan ini dikirim langsung dari Johor Malaysia. Sejauh ini, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap jaringan lain yang terlibat. Apalagi Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Sabaruddin Ginting telah menginstruksikan terus memburuh jaringan ini.

“Namanya jaringan, tidak menutup kemungkinan masih ada jaringan lain. Kami berharap dukungan masyarakat Sultra untuk sama-sama proaktif dan peduli terhadap masalah narkoba. Jika mengetahui ada kejadian penyalahgunaan sabu-sabu silahkan dilaporkan. Karena menjadi tugas bersama. Lapornya itu bisa di BNN dan Polda maupun Polres setempat,” pintanya. (c/ali)