Gedung STIE 66 Kendari

KENDARIPOS.CO.ID– Setelah menjalani proses reakreditasi yang beberapa bulan lalu, dua jurusan STIE 66 Kendari akhirnya kembali mengantongi akreditasi B dari BAN PT. Dua jurusan tersebut, yaitu Magister Menajemen dan Menajemen (S1) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi.

Ketua STIE 66 Kendari, Dr. Bakhtiar Abbas, M.Si., mengatakan hasil yang dicapai twntu saja berdampak pada kualitas lembaga. Dengan capaian dua jurusan terakreditasi B, maka semakin terbuka ruang untuk melaksanakan berbagai kegiatan akademik dan nonakademik untuk meningkatkan akreditasi ke depannya.

“Masa akreditasi Jurusan Magister Menajemen dan Menajemen S1, sudah habis tahun 2021 ini. Makanya harus reakreditasi lagi dan Alhamdulillah setelah melalui proses yang panjang, ditambah lagi persiapan berbuat dokumen, dimana sebelumnya hanya memiliki tujuh item, sekarang menjadi sembilan. Membuat kami menjadi kerja ekstra. Tetapi hal tersebut bukan menjadi hambatan, dan Alhamdulillah kita tetap mempertahankan akreditasi yaitu (B),” ungkap Bakhtiar Abbas, Kamis (21/10).

Lanjut dia, saat ini pihaknya mempersiapkan segala hal yang terkait dengan reakreditasi Jurusan Akuntansi yang tahun depan masa akreditasi akan berakhir. Mulai sekarang dipersiapkan kelengkapan administrasinya dan hal pendukung lainnya.

“Proses persiapan reakreditasi dilakukan enam bulan sebelum masa akreditasi berakhir. Masa akreditasi Jurusan Akuntansi berakhir pada bulan Maret 2022 mendatang sehingga kita sedang mempersiapkan segala sesuatunya,” jelasnya.

Diakuinya, proses akreditasi sekarang, semuanya lebih dimudahkan karena dilakukan secara online, termaksud visitasi terkait pandemi Covid-19. Sehingga lembaga pendidikan hanya perlu memperkuat dokumentasi.

“Prosesnya lebih mudah karena semuanya dilakukan secara online, tidak perlu lagi berbagai persiapan terutama dalam menghadapi visitasi. Tentu sisi lainnya adalah berbagai dokumen administrasi itu harus betul-betul sinkron dengan apa yang ada, agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” paparnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya manargetkan tiga jurusan di STIE 66 bisa mengantongi akreditasi unggul. Namun untuk mewujudkan itu, dibutuhkan persiapan yang matang.

“Syarat utamanya untuk mendapatkan akreditasi unggul adalah harus memiliki beberapa persen dosen tetap, dan minimal harus memiliki tiga orang yang bergelar Profesor atau Guru Besar. Kami belum memiliki itu, saat ini tercatat 13 dosen bergelar Doktor. Kita tergetkan 2 tahun kedepan harus sudah ada yang bergelar Guru Besar sehingga keinginan untuk mendapatkan akreditasi Unggul itu akan lebih mudah,” tutupnya. (ilw/b)