KAMALUDDIN/KENDARI POS
SERAP ASPIRASI : Reses masa sidang ke-III tahun 2021 yang dilaksanakan para anggota DPRD Konsel pada Dapil masing-masing.

KENDARIPOS.CO.ID– Reses masa sidang ke-III tahun 2021 dilaksanakan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Agenda rutin para wakil rakyat tersebut sudah dimulai sejak tanggal 5 hingga 14 Oktober, besok.

Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, menjelaskan, reses itu bertujuan untuk menyerap aspirasi di seluruh lapisan masyarakat yang ada di Dapil masing-masing. “Kami turun langsung temui warga dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan. Setelah itu nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan APBD reguler,” ungkap Irham Kalenggo, Selasa (12/10). Dalam setiap Dapil, anggota turun secara berkelompok. Sebagaimana yang dilaksanakan pada Dapil I di Desa Awalo, Kecamatan Buke yang dipimpin Ketua Tim, H. Djoko Suprihatin.

Pada reses masa sidang ke-III tersebut, lanjut Irham, masyarakat kebanyakan meminta perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya. “Misalanya di Desa Masagena, Kecamatan Basala, mereka mengusulkan perbaikan bahu jalan. Karena jalan poros itu sudah jatuh akibat longsor dengan kondisi yang sangat parah,” terangnya.

Begitupula di Desa Pombeheku dan Lambandia, Kecamatan Lalembuu. Di sana warga mengusulkan peningkatan jalan poros sepanjang 2 kilometer. “Karena jalan tersebut menghubungkan Kabupaten Koltim dan Konsel sepanjang 4,2 kilometer. Warga setempat juga mengeluhkan kuota pegawai KUA yang masih kurang di kecamatan Lalembuu,” jelasnya.

Di Dapil II, sambung Irham, warga Desa Tunduno, Kecamatan Ranomeeto Barat meminta pembuatan batas atau gerbang selamat datang. “Sementara di Desa Awalo, Kecamatan Benua, warga mengajukan usulan pengaspalan atau peningkatan jalan tembus Angata dan Buke yang mencapai kurang lebih 3 kilometer,” bebernya.

Begitu pula di Dapil III yang dipimpin Ketua Komisi I, Nadira. Warga Desa Morome, Cialam, Lambusa, Amohalo, Konda, Ranowila, Mulyasari, Anaupe, Punggaluku, Ombu-Ombu Jaya, Anduna, Puulo, Ambalodangge, Ambakumina dan lainnya, mempertanyakan penyaluran dana Bansos dan BLT. “Kemudian terkait dengan program pemerintah KIS serta kebutuhan masyarakat di masa pandemi Covid ini.

Ada juga masalah limbah tahu dan tempe di Desa Lambusa. Termasuk Pilkades untuk 2022, juga masalah jalan dan lahan. Serta terkait bibit sapi dan budidaya kelapa untuk dikembangkan,” sebutnya.

Untuk Dapil IV yang dipimpin langsung Ketua Komisi III, Herman Pambahako, masyarakat meminta pemerintah mencari solusi dalam penanggulangan banjir, permasalahan batas desa, masalah pendidikan soal guru kontrak dan terkait pengaspalan jalan. “Dari semua aspirasi masyarkat yang diserap oleh anggota DPRD nantinya akan didudukan bersama dan dikoordinasikan dengan Pemkab. Semoga keluhan masyarakat itu dapat direalisasikan pihak terkait,” tandas Irham Kalenggo. (b/kam)