Pelayanan di Kantor Desa Samaturu

KENDARIPOS.CO.ID– Jangkauan pelayanan yang dilakukan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kolaka Utara (Kolut), terus diperluas. Tahun ini, 30 desa ditarget membangun kerja sama layanan jemput bola administrasi kependudukan (Adminduk). 17 wilayah diantaranya telah terealisasi.

Kepala Disdukcapil Kolut, Buhari, menjelaskan, desa ke 17 yang baru saja bekerja sama dengan pihaknya adalah Samaturu, Kecamatan Watunohu. Tersisa 13 desa yang ditarget bisa membangun kerja sama serupa untuk kemudahan dan kepentingan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan.

“Wilayah-wilayah yang jauh dari ibu kota kami harapkan bisa bergabung agar warganya tidak kesulitan melakukan kepengurusan karena persoalan jarak,” ujarnya, kemarin. Inovasi layanan tersebut bisa dilakukan dari rumah warga dan paling jauh ke kantor desa masing-masing.

Tentunya, bagi desa yang telah mengikat kerja sama dengan instansinya, sudah bisa melakukan pengurusan dokumen KTP-el, KIA, KK, SKPWNI, akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan serta akta perceraian bagi non Muslim dan lainnya.

“Terkecuali perekaman KTP-el karena alatnya ada di kantor. Tapi untuk Lansia, ada layanan khusus. Kami yang mendatangi rumahnya membawa peralatan perekaman,” kata Buhari.

Mekanisme pelayanan Adminduk di kantor desa itu, mereka memanfaatkan pihak Admin Desa untuk memproses berkas persyaratan lalu diteruskan ke Disdukcapil. Setelah divalidasi di dinas, berkas akan dikirim ulang untuk dicetak dan diserahkan ke masyarakat.

“Karena KTP-el dan KIA dicetaknya di kantor Disdukcapil, maka setelah beres, kami antarkan menggunakan kurir. Itu gratis ya tidak bayar. Karena semua telah ditanggung melalui APBD,” pesannya.

Buhari mengingatkan seluruh masyarakat Kolut yang belum memiliki dokumen kependudukan agar segera melakukan pengurusan. Sesuai standar, layanan offline atau tatap muka, maksimal sehari tuntas dan via online maksimal dalam dua hari. (c/rus)