Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Koltim, Anwar Hamzah

KENDARIPOS.CO.ID– Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) termasuk dalam pilot project penerapan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) secara terpusat. Penetapan daerah itu sebagai proyek percontohan, sesuai penunjukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri. Tim khusus utusan Mendagri, Tito Karnavian sudah datang melakukan percobaan SIAK terpusat di Koltim.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Koltim, Anwar Hamzah, mengaku, pada tahun 2021 ini, SIAK terintegrasi dialihkan secara terpusat, dan itu sudah diterapkan Pemkab Koltim. Dari 50 daerah yang menjadi percobaan penerapan SIAK terpusat, di Sulawesi Tenggara, Koltim masuk nominasi bersama Kota Kendari.

Mantan Camat Poli-Polia itu mengatakan, Tim Kemendagri mengapresiasi kemajuan Disdukcapil Koltim dalam menerapkan aplikasi kependudukan terkini secara cermat, sesuai perintah Perpres nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. “Meskipun sebagai percontohan penerapan data base kependudukan terintegrasi pusat, saya dan staf berupaya membuat pelayanan pada masyarakat lebih ditingkatkan. Bahkan sistem jemput bola di lapangan akan terus kami lakukan demi masyarakat Koltim,” janji Anwar Hamzah, Kamis (14/10).

Ia mengaku, penerapan SIAK terpusat pada server Disdukcapil Kolaka Timur. Seluruh data kependudukan langsung terkoneksi ke server Ditjen Dukcapil Republik Indonesia. Sehingga data akan semakin valid dan aman. Disdukcapil juga menjadi wali data, karena nomor induk kependudukan, menjadi kunci akses seluruh pelayanan publik. “Kita sudah gunakan sistem aplikasi SIAK ini secara terpusat.

Data penduduk dan lainnya terpantau secara otomatis dari pusat. Sehingga penerbitan NIK langsung terintegrasi real time, dan mencegah biodata ganda. Semoga dengan penerapan aplikasi SIAK terpusat ini, masyarakat lebih terbantu,” tandas Anwar Hamzah. (c/kus)