Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Koltim, Jun Rachmat

KENDARIPOS.CO.ID– Keberadaan satu unit mobil bantuan Pemerintah Pusat yang diperuntukan bagi warga Kecamatan Uesi dan Uluiwoi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), kini tidak diketahui. Padahal pada tahun 2019 lalu, Kementerian Perhubungan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan enam unit mobil angkutan khusus bermerek Toyota Hilux, khusus untuk daerah terisolasi di Koltim. Plt.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Koltim, Jun Rachmat, mengakui, jika ada satu unit kendaraan yang kini tidak diketahui keberadaannya. “Dari enam mobil yang diberikan, hanya lima yang terdeteksi siapa yang pakai dan digunakan untuk apa. Sementara satu unitnya masih ditelusuri siapa yang pegang dan dimanfaatkan di mana. Setelah dicek fisik, hanya lima yang diketahui masih beroperasi,” ungkap Jun Rachmat, Minggu (10/10).

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Koltim itu, menjelaskan, enam unit mobil tersebut memang diperuntungkan bagi warga dua kecamatan terisolasi. Harapannya, hadirnya armada angkutan itu dapat membuat mobilisasi masyarakat di wilayah terisolir lebih mudah, khususnya dalam memasok bahan makanan dan mengangkut hasil pertanian. “Saya minta pada pemegang aset Pemkab Koltim ini, supaya menggunakan sesuai peruntukkannya dan bagi yang menguasai satu unit lainnya, bisa dilaporkan supaya dicatat masih ada,” imbau Jun Rachmat.

Ia mengaku, pasca serah terima aset dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelumnya, tidak diketahui di mana satu unit mobil tersebut. “Maka saya sebagai pelaksana Kepala Dinas, tidak mau terima aset sebelumnya, jika belum diketahui di mana mobilnya dan siapa yang pakai.

Petugas kami juga sementara mendeteksi, tetapi belum ditemukan. Saya harap jika ada yang masyarakat mengetahui supaya melaporkan ke Dinas PU. BPKB enam unit mobil tersebut ada di dinas,” tandasnya. (c/kus)