KENDARIPOS.CO.ID — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kendari menerapkan e-Retribusi atau pemungutan pajak secara elektronik di beberapa titik retribusi Pemanfaatan Kekayaan Daerah (PKD) di Kota Lulo. Upaya tersebut dalam rangka mendukung elektronifikasi transaksi sistem pembayaran sekaligus mencegah potensi kebocoran anggaran.

Kepala Bapenda Kendari Sri Yusnita, mengungkapkan telah menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia untuk penggunaan QRIS (QR Indonesian Standard) melalui aplikasi Link Aja. “Sebenarnya QRIS itu bisa juga dilakukan oleh OVO, Go-Pay maupun walet lainnya. Tapi karena kita pemerintah itu harus ada laporan, sehingga kerjasama kita hanya lakukan dengan Link Aja saja karena basis datanya lengkap. Kan kita harus diaudit juga,” kata Sri Yusnita.

Sejauh ini, penerapan e-retribusi telah diberlakukan di PKD Kali Kadia, Pantai Nambo dan Kendari Beach. Sejauh ini, sistem ini akan dikembangkan e-retribusi tepi jalan dan lainnya.

Untuk meringankan beban wajib pajak, pemerintah memberikan penundaan pembayaran dan penghapusan denda pajak. Tampak petugas Bapenda memasang plang pelaku usaha yang mangkir menunaikan kewajibannya. Agus Setiawan/Kendari Pos

Terpisah, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyambut baik kebijakan pembayaran digital pada sejumlah objek wisata dan PKD di Kota Lulo. Menurutnya, langkah itu sangat tepat dalam rangka mendukung sistem elektronifikasi sistem pembayaran terlebih di masa pandemi covid-19 yang tidak memungkinkan orang berinteraksi secara langsung.

Di sisi lain, pengunjung tidak akan direpotkan pengembalian uang sisa transaksi. Jika dilakukan secara digital nominal yang dibayarkan sesuai dengan ketetapan harga atau dalam kata lain tidak ada pembulatan harga, “Karena nanti yang dibayarkan persis dengan yang tertera. Nanti juga tidak perlu kembalian karena secara sistem sudah terhitung pas,” pungkasnya. (c/ags)

Penerapan E-Rettibusi
-Kerjasama Bapenda dengan Bank Indonesia
-Perluas Cakupan Elektronifikasi
-Pembayaran Sistem QRIS
-Berlaku di Kali Kadia, Pantai Nambo dan Kendari Beach
-Masih akan Terus Dikembangkan ke PKD Lainnya
-Cegah Kebocoran dan Praktek SPG