Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Konawe, Cici Ita Ristianty,

KENDARIPOS.CO.ID–Pajak penerangan jalan (PPJ) menjadi salah satu sektor pajak yang dikenakan Pemerintah Daerah terhadap pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Di Konawe, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menargetkan capaian penerimaan PPJ hingga Rp 9 miliar.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Konawe, Cici Ita Ristianty, mengatakan, target PPJ tahun 2021 mengalami kenaikan dibanding sebelumnya yang hanya Rp 8 miliar. Hingga Oktober 2021, BPPRD Konawe merilis data realisasi PPJ yang sudah mencapai Rp 7 miliar. “Trennya sangat baik. Tidak ada kendala sampai saat ini. Kita optimis sampai akhir 2021 target PPJ Konawe bisa tercapai,” optimis Cici Ita Ristianty, Jumat (22/10).

Ketua KONI Konawe itu menuturkan, PPJ merupakan komponen penting dalam mendukung pembangunan di daerah. Sebab itu, ia mengimbau warga Konawe agar selalu taat akan kewajiban dalam membayar pajak. Apalagi PPJ tersebut ditarik dari pelanggan PLN, sehingga Cici Ita Ristianty berharap masyarakat Konawe dapat membayar tagihan listrik sesuai waktu yang telah ditetapkan.

“Setiap bulannya PLN menyetor PPJ hasil pungutan dari masyarakat pelanggan listrik ke kas daerah (Kasda). Itu berlaku bagi pelanggan PLN konvensional. Kalau pelanggan yang telah menggunakan token sudah secara otomatis pajaknya terpotong saat mengisi ulang pulsa listrik,” imbuhnya. (c/adi)