KENDARIPOS.CO.ID — Apresiasi pemerintah pusat atas kinerja Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir seperti tak berhenti mengalir. Hanya berselang tiga hari, dua penghargaan diraih dari dua kementerian. Selasa (12/10), Wali Kota Sulkarnain Kadir atas nama Pemkot Kendari menerima penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Jumat kemarin, Wali Kota Sulkarnain kembali meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kota Kendari kini bertabur prestasi dan penghargaan nasional.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (tengah) didampingi Sekot Kendari Nahwa Umar (kanan), dan Kepala Dinkes drg.Rahminingrum (kiri) saat menghadiri STBM Awards Kemenkes RI yang digelar secara virtual di Media Center Rujab Wali Kota Kendari, Jumat (15/10) kemarin. AGUS SETIAWAN / KENDARI POS

Hebatnya, Pemkot Kendari meraih dua penghargaan sekaligus dari Kemenkes dalam mengelola air bersih dan sanitasi. Yakni, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berkelanjutan dan STBM Suplay. Penghargaan yang diraih pemkot disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr.Dante Saksono Habuwono secara virtual, Jumat (15/10).

Raihan penghargaan itu tak membuat Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir jemawa. Dia justru mengakui bahwa taburan penghargaan atas prestasi merupakan kerja keras dan dedikasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan dukungan penuh dari masyarakat Kota Kendari.

“Program STBM ini menjadi hal yang strategis dan perhatian bagi Pemkot. Sebab, seluruh poin dari program tersebut sangat memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan masyarakat apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir di Media Center Rujab Wali Kota Kendari, kemarin.

Berangkat dari raihan penghargaan itu, Wali Kota Sulkarnain bertekad menjadikan STBM ini sebagai program Pemkot Kendari untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Tujuannya agar seluruh poin dari program STBM ini dapat dipahami dan menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk di Kota Kendari, kami terus berupaya untuk memaksimalkan masing-masing program pada 5 pilar dalam STBM. Mudah-mudahan dengan penilaian dari pemerintah pusat yang kita raih ini menjadi referensi atau pengetahuan bagi Pemkot untuk memaksimalkan 5 pilar STBM. Dengan begitu, masyarakat dan anak-anak di Kota Kendari dapat tumbuh sehat dan mencapai cita-citanya kelak,” kata Sulkarnain.

Pada kesempatan yang sama, Wamenkes RI, dr.Dante Saksono Habuwono mengucapkan selamat kepada Pemkot Kendari atas keberhasilannya meraih dua penghargaan sekaligus STBM tahun ini, baik kategori STBM berkelanjutan maupun STBM suplay. “Jangan berpuas diri, tetap dipertahankan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat,” ujarnya.

Sekedar informasi, Pemkot Kendari meraih penghargaan dari Kemenkes karena dinilai sukses memenuhi 5 pilar program STBM. Pertama, pemkot dinilai sukses mengatasi perilaku buang air besar sembarangan (BABS) yang dibuktikan dengan pendeklarasian aksi ODF (Open Defecation Free) pada awal tahun 2020.

Kedua, sukses memaksimalkan program cuci tangan pakai sabun (CTPS). Ketiga, sukses mewujudkan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (PAM-RT). Keempat, pemkot sukses mengelola sampah rumah tangga. Terbukti dengan adanya kerja sama dengan salah satu lembaga pengelola sampah yakni Jaringan Rumah Sehati (Jars) Foundation dengan melahirkan beberapa terobosan. Misalnya, memanfaatkan sampah anorganik (sampah plastik) menjadi bahan baku bernilai ekonomis. Atau merubah sampah plastik menjadi paving blok dan beberapa inovasi lainnya.

Kelima, pemkot dinilai sukses mengelola limbah cair rumah tangga dengan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Program Germas diperkuat dengan beberapa regulasi seperti terkait pengelolaan limbah dikawasan pemukiman warga khususnya perumahan. Para pengembang (developer) diminta untuk menyiapkan sistem prngelolaan air limbah komunal. (ags/b)

Pemkot Kendari Dinilai Sukses Memenuhi 5 Pilar STBM

Penghargaan Nasional

Apresiasi Pemerintah Pusat
-Kerja keras Pemkot Kendari diganjar penghargaan nasional
-Dalam tiga hari, Pemkot Kendari meraih penghargaan pemerintah pusat
-Selasa (12/10), Pemkot Kendari menerima penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya
-Penghargaan itu dari Kementerian PPPA
-Tiga hari berselang, penghargaan STBM diraih Pemkot,Jumat (15/10)
-Apresiasi itu datang dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes)
-Pemkot dinilai sukses memenuhi 5 pilar program STBM
-Hebatnya, Pemkot mendapat dua penghargaan STBM sekaligus :
1.Penghargaan STBM Berkelanjutan
2.Penghargaan STBM Suplay

Didedikasikan untuk OPD dan Warga Kendari
-Penghargaan itu tak membuat Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir jemawa
-Penghargaan dari Kemenkes didedikasikan untuk OPD dan warga Kendari
-OPD Pemkot solid bekerja sama merealisasikan program kerja
-Selain itu didukung penuh dari masyarakat Kota Kendari
-Wali Kota Sulkarnain bertekad meningkatkan prestasi bidang kesehatan
-Program STBM akan disosialisasikan kepada masyarakat
-Tujuannya agar STBM menjadi kebiasaan masyarakat
-Pemkot komitmen memaksimalkan 5 pilar program STBM

Sukses Pemkot dalam 5 Pilar STBM
1.Sukses mengatasi perilaku buang air besar sembarangan (BABS)
*Melalui aksi ODF (Open Defecation Free) tahun 2020
2.Sukses memaksimalkan program cuci tangan pakai sabun (CTPS)
3.Sukses mewujudkan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (PAM-RT)
4.Sukses dalam pengelolaan sampah rumah tangga
*Bekerja sama dengan Jaringan Rumah Sehati (Jars) Foundation
5.Sukses mengelola limbah cair rumah tangga
*Melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas)

SUMBER : PEMKOT KENDARI
DATA DIOLAH KENDARI POS