DISKOMINFO BAUBAU FOR KENDARI POS
NILAI PO-5 : Wali Kota Baubau, AS Tamrin (tengah) saat mengukuhkan Pengurus Cabang APRI periode 2021-2025, sekaligus FGD revitalisasi KUA dan peningkatan kapasitas penghulu.

KENDARIPOS.CO.ID– Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Baubau periode 2021-2025 dikukuhkan Wali Kota, AS Tamrin. Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan focus group discussion (FGD) revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) dan peningkatan kapasitas penghulu itu, AS Tamrin mengharapkan, dalam bekerja, APRI selalu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Po-5, sebagai instrumen revolusi mental 5.0.

“APRI pertama kalinya dicanangkan di Kota Baubau. Inilah bentuk warna-warni kebangkitan Kemenag di daerah ini. Untuk itu harus diwadahi dengan penuh toleransi kemudian memerlukan kebersamaan dan konsisten semua pihak,” ujar AS Tamrin, seperti dirilis Diskominfo Kota Baubau, Minggu (10/10).

Wali Kota dua periode ini menambahkan, Po-5 adalah nilai-nilai kearifan lokal yang sudah ada sejak lama, menyangkut seluruh aspek dan instrumen dalam mengubah mental manusia.
“Sebab landasan filosofisnya diambil dari “Sara Pataanguna”, landasan ideologisnya dari Pancasila. Sehingga tercipta kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional bila ini diimplementasikan. Oleh sebab itu, pengurus APRI Baubau harus menjadi contoh dan memegang teguh substansi dari nilai-nilai Po-5 itu. Sehingga tercipta kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional seluruh anggota APRI,” sambung Baubau-1 tersebut.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Baubau, H. Rahman Ngkali, menjelaskan,, kerja sama yang dibangun bertujuan memudahkan masyarakat agar memperoleh lima dokumen kependudukan sekaligus. Jiika sebelumnya para penghulu usai menikahkan pasangan, biasanya menyerahkan buku nikah untuk laki-laki dan perempuan, kini ditambah dengan beberapa buku penunjang sebagai dasar instrumen revolusi mental untuk mencegah KDRT dan lain-lain.

Sedangkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau, Arif Basari, mengungkapkan, Program Samawa Five In One sebagai bentuk pengoptimalan menuju Smart City. “Untuk mendukung program itu, kita akan menerbitkan kartu keluarga dan KTP-el, sebagai bahan pelengkap program tersebut. Sehingga pasangan yang baru menikah memperoleh buku, kartu nikah, dan buku Po-5, KK dan KTP,” tambah Arif Basari. (cok)