ZULFADLY NUR/KENDARI POS
WAKAFKAN : Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei (kiri) ketika menyerahkan secara simbolis buku metode iqra dan kitab suci pada guru agama di Aula Sasana Praja, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kolaka, tanpa terkecuali, diharapkan menjadi pelopor terdepan dalam mengawal Bumi Mekongga dalam suasana damai, harmonis dan terwujudnya toleransi, serta saling hormat-menghormati antar umat beragama. Sebab kondisi tersebut telah terjalin dengan baik sejak dulu, hingga saat ini. Agar situasi tersebut tetap terjaga, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengajak seluruh ASN untuk berwakaf kitab suci dan metode iqra.

“Atas nama Pemkab Kolaka, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam membangun suasana religius di Bumi Mekongga melalui wakaf buku iqra, kitab suci Alquran serta kitab suci lainnya. Semoga Allah berkenan menurunkan rahmat dan berkahNya. Sehingga daerah ini maju, berkeadilan, dan sejahtera, serta senantiasa dalam lindungan dan ampunan Allah,” tutur Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei seusai menyerahkan secara simbolis buku metode iqra dan kitab suci kepada guru agama di Aula Sasana Praja, Senin (4/10).

Safei berharap, melalui penyerahan buku iqra dan kitab suci tersebut, maka seluruh umat beragama kian bersemangat dalam membaca, mempelajari dan mengamalkan kitab suci masing-masing. “Semoga melalui pengamalan kitab suci ini dapat menjadi wasilah atau media agar wilayah kita terhindar dari bencana atau musibah serta wabah pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir,” harap Kolaka-1 tersebut.

Sementara itu, Kabag Kesra Setkab Kolaka, H. Andi Pangoriseng, menambahkan, hingga saat ini pihaknya telah menerima wakaf kitab suci 1.490 Alquran dan 1.338 buku iqra. Kata dia, kitab suci sebanyak itu tidak hanya diterima dari ASN tetapi juga dari perusahaan dan warga yang ada di Kabupaten Kolaka. “Kitab suci yang kami terima ini akan disalurkan ke mesjid dan pondok tahfiz, juga taman pendidikan Quran yang tersebar pada 12 kecamatan. Kami juga menerima kitab suci lainnya untuk disalurkan kepada tempat pengajaran agama masing-masing. Penerimaan wakaf kitab suci masih berlangsung hingga saat ini,” ujarnya. (b/fad)