Kepala Bidang (Kabid) Persampahan DLH Konawe, Safruddin

KENDARIPOS.CO.ID– Selain truk pengangkut sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe juga memiliki kendaraan inventaris lain berupa motor roda tiga. Tercatat ada 10 unit armada stand by di kantor DLH Konawe. Sehari-harinya, kendaraan itu dioperasikan sesuai permintaan warga yang memerlukan pengangkut sampah yang dapat menjangkau lorong-lorong di wilayah jantung Kota Unaaha.

Informasi itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Persampahan DLH Konawe, Safruddin. Meski begitu, ia mengaku, jumlah armada motor roda tiga belum seimbang jika dibandingkan wilayah Konawe yang sangat luas. Makanya, sejauh ini pihak DLH hanya fokus mengoperasikan kendaraan tersebut di seputaran wilayah Kota Unaaha saja. “Kita sudah drop ke 10 kelurahan, yakni Unaaha, Puunaha, Arombu, Inolobunggadue, Asambu, Wawonggole, Lalosabila, Wawotobi, Ranoeya dan kelurahan Tuoy,” ujar Safruddin, kemarin.

Ia menuturkan, pengoperasian motor roda tiga milik DLH Konawe itu sering menemui kendala. Usia armada tersebut sudah terbilang tua, padahal idealnya hanya dapat dipakai maksimal tiga tahun saja. Pengoperasian motor tersebut juga tak kalah miris. DLH Konawe tak menanggung anggaran biaya pembelian bahan bakar armada. Instansi itu hanya sekadar memfasilitasi warga yang memesan atau membutuhkan kendaraan tersebut untuk mengangkut limbah yang tak dijangkau truk pengangkut.

“Kita hanya bantu armada, pembeli bensinnya itu tidak ada. Selama ini, ongkos bahan bakarnya masyarakat yang tanggung sesuai kesepakatan mereka. Iurannya bersifat sukarela dan besarannya tidak boleh kita tentukan karena tidak diatur dalam Peraturan Daerah (Perda),” tandas Safruddin. (c/adi)