Dokumen Kendari Pos
Tampak para guru di SMKN 4 Kendari saat mengikuti semina
r.

-Data Guru Belum Lengkap

KENDARIPOS.CO.ID– Aplikasi Penataan dan Pemerataan Guru dan Tenaga Kependidikan (Perahu Gadik) baru akan diterapkan akhir tahun 2021. Kebijakan ini ditetapkan terkait data guru yang belum lengkap,

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Sultra, Syaiful, S.Pd., mengakui sebenarnya seluruhnya sudah siap, menyangkut sistem. Hanya saja data atau lokasi dari para guru ini yamg masih belum lengkap.

“Guru-guru kita sudah diingatkan semenjak mengisi data administrasi harus mengisi secara lengkap termaksud lokasi tempat tinggal dan lainnya. Nyatanya masih ada guru yang tidak melakukan hal tersebut, mungkin karena lupa atau sengaja kami belum tahu persis. Yang jelasnya, kita hanya melengkapi data titik koordinat setiap guru agar program Pemetaan Pemerataan ini bisa segera dilakukan,” ungkap Syaiful, Senin (25/10).

Untuk mengatasi kendala itu, pihak Dikbud Sultra akan menurunkan tim untuk mendata titik koordinat seluruh guru agar bisa secara cepat dilakukan penataan. Program ini ditargetkan sudah harus berjalan tahun ini.

“Kita tergetkan datanya harus sudah selesai paling lambat pertengahan November mendatang supaya akhir tahun ini aplikasi Perahu Gadik bisa segera berjalan. Harapannya agar tujuan dari aplikasi ini segera pendataan guru PNS segera dilakukan dan selanjutnya fapat didistribusikan secara merata di berbagai daerah di Sultra. Tentu saja hal ini berdampak pada pengembangan kualitas pendidikan,” jelasnya.

Dijelaskan bahwa titik koordinat akan memudahkan dalam melakukan pemetaan, dimana dengan mengetahui lokasi atau tempat masing-masing guru, tentunya memudahkan melakukan pemerataan, dimana para guru akan ditempatkan nantinya.

Disebutkan Syaiful bahwa dua daerah telah dipilih sebagai lokasi awal menerapkan inovasi ini, yakni Kota Kendari dan Kota Baubau.

“Dua kota tersebut akan menjadi tempat pertama yang akan dilakukan pemetaan dan pemerataan guru. Hal ini didasarkan karena dua tempat ini merupakan kota dan perwakilan lokasi daratan dan kepulauan. Setelah dua kota ini tuntas, selanjutnya akan dilanjutkan di berbagai kabupeten yang tersisa,” tandasnya.

Sebagai informasi, jumlah guru di Kota Baubau mencapai 331 PNS dan Non PNS sebanyak 45 orang. Jumlah PNS di Kota Kendari mencapai 550 orang, non PNS tercatat 86 orang. (ilw/b)