ZULFADLY NUR/KENDARI POS
BAHAS ANGGARAN : Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei (kanan) saat menyerahkan rancangan APBD-P 2021 dalam rapat paripurna pembicaraan tingkat II di DPRD untuk kemudian disetujui dan ditetapkan menjadi Perda.

KENDARIPOS.CO.ID– Setelah melalui rangkaian rapat dan mekanisme pembahasan rancangan peraturan, maka anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) Kabupaten Kolaka tahun 2021, disepakati. Diketahui, setelah perubahan tersebut, terjadi peningkatan anggaran.

“Total APBD sebelum perubahan sebesar Rp 1,303 triliun. Setelah perubahan bertambah sebesar Rp 44,284 miliar atau menjadi Rp 1,347 triliun. Meningkat 3,40 persen,” ungkap Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, saat membawakan sambutan pada rapat paripurna pembicaraan tingkat II DPRD Kolaka, dalam rangka persetujuan bersama rancangan peraturan daerah tentang APBD-P 2021, Kamis (30/9).

Safei mengatakan, dengan perubahan tersebut, maka target pendapatan daerah juga mengalami peningkatan. “Pendapatan daerah sebelum perubahan ditargetkan sebesar Rp 1,296 triliun. Setelah perubahan bertambah Rp 37,794 miliar dan menjadi Rp 1,333 triliun atau naik sebesar 2,92 persen,” rincinya.

Selain pendapatan, belanja daerah juga mengalami kenaikan. Sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp 1,298 triliun, setelah perubahan bertambah sebesar Rp 49,284 miliar menjadi sebesar Rp 1,347 triliun atau naik 3,80 persen.

“Semoga hasil evaluasi atas rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Kabupaten Kolaka tahun anggaran 2021 dapat diselesaikan dengan waktu yang cepat. Sehingga rancangan peraturan daerah ini dapat segera ditetapkan menjadi peraturan daerah,” tutur Safei dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kolaka, Syaifullah Halik tersebut. (b/fad)