Ali Mazi Tokoh Penggerak Provinsi Kepulauan

KENDARIPOS.CO.ID — Disaat tengah rasa duka ditinggal wafat sang ibu, kabar gembira menghampiri Gubernur Sultra, Ali Mazi. Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) mendaulat Gubernur Ali Mazi sebagai tokoh penggerak provinsi kepulauan. Baru-baru ini, Ali Mazi berjuang di pusat (parlemen dan pemerintah pusat) untuk mengegolkan pengesahan RUU Daerah Kepulauan.

Ali Mazi

Perjuangan itu dilakoni Gubernur Ali Mazi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan. Di pusat, Ali Mazi “gerilya” di DPD, DPR RI dan pemerintah pusat agar RUU yang gagas sejak 16 tahun silam segera disahkan. Bahkan, Gubernur Ali Mazi dan DPD akan menemui Presiden RI, Jokowi dan meminta petunjuk.

Melihat usaha dan perjuangan gigih Gubernur Ali Mazi itu, Aspeksindo mempersembahkan penghargaan nasional sebagai tokoh penggerak provinsi kepulauan. Selain itu, Aspeksindo memandang Gubernur Ali Mazi sebagai tokoh yang telah berkontribusi terhadap pembangunan maritim Indonesia.

Penghargaan itu diberikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) II Aspeksindo di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, 8-10 Oktober 2021. Penghargaan diterima Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sultra, Muh. Ilyas Abibu yang mewakili Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Gubernur Ali Mazi melalui Ilyas Abibu menyampaikan terima kasih kepada Aspeksindo atas anugerah Aspeksindo Awards yang diberikan kepadanya. “Penghargaan ini dapat menambah spirit bagi kami untuk terus mengabdikan diri semaksimal mungkin. Terus berupaya memberikan karya-karya terbaik sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kami demi memenuhi aspirasi dan kebutuhan rakyat Indonesia, khususnya pada delapan provinsi kepulauan dan 86 kabupaten/kota kepulauan,”ujar Ali Mazi seperti dituturkan kutip Ilyas Abibu kepada Kendari Pos, Minggu (10/10) kemarin.

Gubernur Ali Mazi mengajak seluruh gubernur anggota BKS Provinsi Kepulauan dan para bupati dan wali kota yang wilayahnya masuk cakupan daerah kepulauan, baik yang tergabung maupun yang tidak tergabung dalam BKS Provinsi Kepulauan, termasuk anggota Aspeksindo, untuk bahu-membahu memperjuangkan pengesahan RUU Daerah Kepulauan menjadi UU. “Perjuangan kita sudah mendekati puncaknya. Pengesahan RUU Daerah Kepulauan tidak boleh ditunda lagi, karena menyangkut kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Ali Mazi dikutip Ilyas Abibu.

Membangun Indonesia dari daerah kepulauan seperti dicita-citakan oleh the founding fathers bangsa ini, Ir. Soekarno (Presiden Pertama RI), yang ingin mewujudkan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. “Dengan segala potensi daerah kepulauan yang kita miliki, tentu dapat menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, ” pungkas Gubernur Ali Mazi.

Sebagai informasi, rencananya, Gubernur Ali Mazi akan menghadiri langsung Munas II Aspeksindo, dan sebelumnya juga telah dijadwalkan untuk memberikan arahan selaku Ketua BKS Provinsi Kepulauan. Namun karena ibunda gubernur, Hj. Wa Nazia, wafat pada Kamis (7/10) malam, maka diwakili oleh Asisten I, Muh.Ilyas Abibu. (rah/c)

Pengesahan RUU Daerah Kepulauan Tidak Boleh Ditunda Lagi