PANTAU: Wakil Bupati Muna Bachrun La Buta memantau kondisi pasar Wakuru pasca dilalap si jago merah, kemarin. LA ODE ALPIN/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna memastikan bakal merehabilitasi pasar Wakuru, Kecamatan Tongkuno yang baru saja terbakar. 80 lods yang hangus dilalap si jago merah akan dibangun kembali memakai APBD 2021.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Muna Bachrun saat meninjau kondisi pasar pasca kebakaran, Rabu, (6/10). Ia mengakui peristiwa itu menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi pedagang. Makanya, ia berupaya agar rehabilitasi bisa dipercepat agar kegiatan usaha pedagang dapat kembali normal.

“Kita akan tata ulang semua kios yang terbakar. Konsekuensi biaya akan ditanggung Pemkab,” jelasnya.

Pasar Wakuru dilalap api saat Selasa (5/10) sekira pukul 23.00 Wita. Amukkan api menghanguskan sejumlah kios semi permanen di pelataran pasar lalu merembet ke bangunan utama pasar.

Camat Tongkuno, Arif Wau menjelaskan, 25 persen bangunan pasar kini hangus. Kios yang terbakar rata-rata dihuni pedagang pakaian. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. “Kita masih tunggu hasil resmi dari polisi,” jelasnya. Pasar Wakuru sudah berdiri selama 15 tahun sejak dibangun 2007 lalu. Kondisi pasar sudah mulai rusak dibeberapa bagian karena faktor usia. Pasar tersebut sebenarnya akan direnovasi tahun ini. Biayanya sudah disiapkan sebesar Rp 550 juta melalui Dana Alokasi Umum 2021. “Anggarannya sudah ada, tapi belum sempat dimulai renovasinya,” kata mantan Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Muna itu.

Sementara itu, anggota DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo meminta Pemkab menyiapkan langkah mitigasi bencana agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Salah satunya dengan menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran di wilayah strategis seperti Tongkuno, Parigi, Watopute dan pasar sentral Laino.
Sebab menurutnya, selain peristiwa di Wakuru, Pasar Sentral Laino juga sempat terbakar dan penanganannya sedikit lamban.

“Tahun 2022 kita usulkan agar ada UPTD Damkar di wilayah kecamatan dengan dukungan armada yang memadai,” imbuhnya. (ode/b)