Pelaksana Kepala Disdukcapil Wakatobi, La Yijo

KENDARIPOS.CO.ID– Meskipun pelayanan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) terus dioptimalkan, tapi ternyata masih banyak masyarakat Wakatobi yang belum memiliki identitas tersebut. Hingga 30 September lalu, pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wakatobi mencatat, masih ada 3.679 warga yang belum mengantongi KTP-el.

Diketahui, warga Wakatobi saat ini yang sudah wajib KTP-el sebanyak 75.299 jiwa. Hingga akhir bulan lalu, warga yang telah memiliki KTP sudah mencapai 71.620 orang. Jika dipersentasekan, angkanya sebanyak 95 persen. Untuk mencapai target nasional sebesar 97 persen, maka pihak instansi tersebut masih harus berupaya melakukan perekaman pada warga, minimal tiga persen lagi hingga akhir Desember mendatang.

Pelaksana Kepala Disdukcapil Wakatobi, La Yijo, menjelaskan, sebenarnya pada tiga bulan lalu pihaknya telah melampaui target nasional. Tapi, pada bulan September, persentase menurun. Itu disebabkan karena ada penambahan warga wajib KTP-el atau telah berusia 17 tahun. “Perekaman hingga tanggal 30 September lalu sudah di angka 95 persen sekian, jadi masih ada sekitar riga persen lagi yang harus kita upayakan. Masih ada tiga bulan lagi, kita optimis bisa capai target,” janji La Yijo.

Untuk mencapai angka tersebut, pihaknya kembali akan melakukan kegiatan pelayanan pada tiga pulau, dalam waktu dekat ini. Mengingat salah satu agenda itu dinilai cukup berhasil meningkatkan peran masyarakat dalam merekam. “Insya Allah, tiga persen ini bisa kita capai hingga Desember mendatang. Kami akan berupaya memaksimalkan pelayanan di tiga pulau ini,” bebernya.

La Yijo berharap, target nasional untuk perekaman KTP di Wakatobi bisa dicapai kembali tahun ini. Pasalnya pada tahun 2020 lalu, lembaga tersebut mencatatkan prestasi dengan melampaui kinerja nasional. (b/thy)