Ke­pala Disdukcapil Wakatobi, La Yijo

KENDARIPOS.CO.ID–Target nasional kepemi­likan kartu identitas anak (KIA) sebanyak 30 persen pada tahun 2021, diproyeksi dapat dicapai pihak Dinas Kependudukan dan Pen­catatan Sipil (Disdukcapil) Wakatobi. Hingga akhir Sep­tember lalu, lembaga terse­but telah mencatat seban­yak 25 persen lebih anak di Kabupaten Wakatobi telah memiliki KIA.

Meski sebel­umnya sempat pesimis pada awal tahun ini, semangat un­tuk memberikan pelayanan prima serta mencapai target terus diupayakan. Padahal alat perekaman hingga alat print kartu tanda penduduk elek­tronik (KTP-el) dan KIA hanya satu yang berfungsi. Namun kondisi tersebut membuat pi­hak Disdukcapil Wakatobi pa­tah semangat.

Pelaksana Ke­pala Disdukcapil Wakatobi, La Yijo, mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan pelayanan KIA. Sistem mobile dan jem­put bola merupakan alterna­tif yang dinilai cukup berhasil untuk meningkatkan angka cetak KIA. Selain orang tua, peran guru-guru di sekolah juga sangat penting dan cu­kup membantu.

“Karena pihak sekolah juga harus proaktif. Kami juga su­dah lakukan sosialisasi ten­tang prasyarat agar anak bisa mendapatkan KIA, khusus­nya di sekolah. Alhamdulillah respon positif dari sekolah sehingga sudah banyak yang usulkan ke pihak pelayanan kami,” terangnya, Jumat (1/10).

La Yijo semakin optimis, target nasional sebesar 30 persen bisa tercapai hing­ga Desember mendatang. Mengingat, alat cetak sudah diusulkan untuk enam ke­camatan di tiga pulau pada perubahan ang­garan tahun ini. “Kalau usulan memang saya be­lum cek berapa yang disetujui. Tapi saya lihat tidak ada perge­saran anggaran. Maka tidak menutup dalam waktu dekat sudah ada satu alat yang stand by pada tiap-tiap pulau di luar Wangi-wangi,” terangnya.

Bahkan meskipun alat tersebut belum ada di ma­sing-masing kantor keca­matan, pihaknya tetap akan membuka pelayanan dalam waktu dekat di Pulau Kaledu­pa, Tomia dan Binongko. Masyarakat diharapkan aktif melakukan pengurusan do­kumen penting jika ada kun­jungan pelayanan. (c/thy)