Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir

-Proyek Jalur Lingkar Dalam Terus Dikebut

KENDARIPOS.CO.ID– Jalur lingkar dalam atau Inner Ringroad Kota Kendari tak sekedar proyek infrastruktur belaka. Pemkot Kendari akan menjadikan jalur ini menjadi sentra ekonomi baru. Rencananya, pemerintah masih akan 12 titik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di jalur yang menelan anggaran Rp 220 miliar ini.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan kehadiran beberapa spot UMKM di area inner ringroad merupakan bagian dari program pemilihan ekonomi. Dengan adanya spot UMKM, pelaku usaha tak perlu lagi membangun lapak di jalan protokol. “Kita coba cari solusi agar tidak berlangsung semrawut. Makanya, kita bangun spotnya supaya lebih tertata dan rapih,” katanya kemarin.

Pada sisi lain, kehadiran spot UMKM akan menjadi sarana rekreasi baru bagi warga. Sebab spot UMKM akan ditata dengan berbagai tema menarik. “Setiap titik (spot) ukurannya dua ribu meter persegi. Sehingga bisa menampung beberapa pelaku UMKM. Nanti masyarakat bisa refresing di sana,” kata Sulkarnain.

Selain menjadi sarana rekreasi bagi warga metro sambungnya, spot UMKM secara otomatis akan menjadi sumber pundi-pundi baru Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, akan terjadi transaksi antara jual beli antara pelaku UMKM dengan pengunjung sehingga berkontribusi terhadap penerimaan daerah dari sektor retribusi. “Ini sangat baik untuk keberlangsung UMKM dan PAD kita. Mudah-mudahan pembangunan Inner Ringroad dan beberapa spot di dalamnya bisa mendapat dukungan dari semua pihak sehingga pembangunannya bisa berjalan lancar,” kata politis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Pengerjaan inner ringroad terus dikebut. Jalan sepanjang 4,1 kilometer ini dibangun menggunakankonstruksi beton. Dengan material beton, jalan diprediksi bisa bertahan hingga 50 tahun. “Kami sengaja menggunakan konstruksi beton lantaran kontur tanah pembangunan jalan yang lembek (bekas rawa) sehingga tidak memungkinkan penggunaan material aspal. Pemilihan material beton sudah melalui kajian dan memprediksikan penggunaan material beton bisa bertahan selama 30 – 50 tahun,” ujarnya. (b/ags)