Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Baubau, Mohammad Salman


KENDARIPOS.CO.ID– Pandemi Covid-19 nyaris “membunuh” setengah dari jumlah koperasi aktif di Kota Baubau. Dari 277 lembaga nirlaba yang terdaftar, tersisa 160 koperasi saja yang masih aktif dalam kegiatan ekonominya. Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Koperasi dan UMKM pun mengambil langkah dengan melakukan pembinaan rutin terhadap seluruh lembaga yang ada.

Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Baubau, Mohammad Salman, menjelaskan, tahun ini sudah lima kali pihaknya mengumpulkan dan memberikan pembinaan kepada para pengurus usaha koperasi. Tujuannya agar mereka yang masih aktif tetap bisa eksis dan dalam kondisi “mati suri”, bisa segera bangkit. “Setiap tahun memang kita lakukan evaluasi. Sebenarnya tahun 2021 ini sudah lebih membaik. Karena 2020 lalu ada 140 koperasi saja yang bertahan, sekarang sudah meningkat jadi 160, dari jumlah seluruhnya 277,” ungkap Mohammad Salman, Selasa (26/10).

Ia menambahkan, banyak koperasi bermasalah dalam urusan permodalan. Sehingga pihaknya bekerja sama dengan Perbankan untuk memberikan ruang pinjaman. “Bagaimana mereka bisa memperoleh dana KUR, itu sangat membantu dan sudah banyak yang manfaatkan,” terangnya.

Selain memberikan pelatihan, pemerintah juga menyiapkan reward bagi koperasi yang dinilai berprestasi dan kreatif. Ada bantuan laptop dan uang pembinaan. “Tahun lalu itu 10 laptop dan printer. Tahun ini kita juga usulkan di APBD Perubahan dan sudah disetujui untuk bantuan 10 unit laptop,” tandas Salman. (c/mel)