AKHIRMAN/KENDARI POS
ALIH GOLONGAN : Sekot Baubau, Roni Muhtar (depan) ketika menyampaikan arahannya pada para PNS dalam pembukaan kegiatan ujian dinas tingkat I dan II PNS, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID– Peningkatan sumber daya manusia (SDM) Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, terus dilakukan. Salah satunya melalui ujian dinas tingkat I dan II oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Tercatat ada 108 PNS lingkup Kota Baubau yang mengikuti ujian untuk kenaikan golongan tersebut.

Sekretaris Kota (Sekot) Baubau, Roni Muhtar, mengatakan ujian dinas tersebut sangat bermanfaat. Karena kapasitas seorang PNS bisa diketahui dan terukur dan yang naik golongan benar-benar terbaik dan mumpuni dibidangnya. “Jadi melalui hasil tes kenaikan pangkat ini akan ketahuan siap-siapa yang layak. Karena akan ada materi tes tentang potensi yang dibutuhkan untuk perubahan ruang itu (golongan),” ujarnya saat ditemui usai membukaan kegiatan, Jumat (15/10).

Menurut “Jenderal” ASN Kota Baubau itu, pegawai yang naik golongan harus berkompeten dengan mengikuti ujian dinas sesuai tingkatan dan segala ketentuan yang berlaku. “Seluruh ASN harus mampu memposisikan dirinya dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah. Wali Kota, AS Tamrin mempunyai visi dan misi menjadikan Baubau maju, sejahtera dan berbudaya. Jadi itu pegangan kita dalam menjalankan tugas sesuai Tupoksi masing-masing,” sambung mantan kepala BKPSDM Kota Baubau tersebut.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Baubau, Abdul Rahman, mengatakan penyelenggaran ujian dinas tingkat I dan II tersebut sebagai syarat kenaikan pangkat. Dari golongan ruang II menjadi III dan golongan ruang III jadi IV. “Bagi yang lulus, maka sertifikatnya dapat digunakan untuk naik pangkat ke jenjang lebih tinggi,” jelasnya.
Ujian dinas tersebut berlangsung dua hari. BKPSDM Baubau melibatkan tim dari BKN Makassar sebagai penguji. “Pesertanya adalah PNS yang telah memenuhi syarat untuk dinaikkan pangkatnya melalui jalur ujian dinas,” tandas Abdul Rahman. (b/ahi)