KENDARIPOS.CO.ID — Korban kebakaran di Kelurahan Wawowanggu, Kecamatan Kadia merasa terbantu atas santunan yang diberikan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kendari. Budi salah satu penerima manfaat mengaku bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi keluarganya.

“Syukur kami dibantu oleh Ibu Wali Kota. Apalagi saat ini, kami sudah tidak punya harta benda. Semuanya terbakar. Atas bantuan yang diberikan kami ucapkan terima kasih,” kata Budi kepada Kendari Pos, kemarin.

Terpisah, Ketua TP PKK Kendari, Sri Lestari Sulkarnain mengaku bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak musibah bencana. Menurutnya, sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk membantu masyarakat yang ditengah bencana.

“Itu sudah jadi komitmen pemerintah, untuk selalu hadir ditengah masyarakat yang tertimpa musibah. Saya harap bukan hanya pemerintah, tanggungjawab ini sebaiknya kita pikul bersama. Seluruh elemen masyarakat sebaiknya bergotong royonh untuk membantu masyarakat. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini,” kata Sulkarnain Kadir.

Ketua TP PKK Kota Kendari, Sri Lestari (baju batik hijau) berbincang dengan warga korban kebakaran.

Guna mencegah peristiwa itu terulang kembali, Sri Lestari berpesan kepada seluruh warga metro agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musibah kebakaran. Warga diminta untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dirumah masing-masing. Upaya itu untuk mencegah resiko arus pendek yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Selain itu, warga juga diminta untuk rutin memeriksa kondisi selang regulator kompor gas. Pasalnya tidak sedikit musibah kebakaran dipicu dari kebocoran selang akibat kemungkinan umur selang yang terlampau lama serta rusak karena gigitan tikus. Seperti musibah kebakaran di Wawowanggu meski. Meski belum diketahui pasti penyebabnya. Tapi diduga kuat kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik,” kata Sri Lestari. (b/ags)