-Bangun Balai Kota dan Taman Kalosara

KENDARIPOS.CO.ID — Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir terus menggalakkan pembangunan diotoritanya. Berbagai program pembangunan infrstruktur pelayanan digenjot pengerjaannya. Saat ini, Pemkot Kendari tengah membangun Balai Kota yang di dalamnya terdapat mall pelayanan termasuk merevitalisasi Taman Kalosara atau dulunya taman kota (Tamkot).

Dua sarana publik bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dis amping itu, sebagai bentuk upaya pemerintah lebih dekat dengan warganya. Hadirnya mall Pelayanan dalam paket pengerjaan Balai Kota akan memudahkan masyarakat yang ingin mendaptkan layanan administrasi kependudukan dan perizinan.

“Nanti di sana masyarakat bisa urus e-KTP, izin usaha, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), bisa ngurus SIM (Surat Izin Mengemudi), kita juga minta BPN (Badan Pertanahan Negara) buka counter disana untuk pelayanan pembuatan sertipikat tanah, sehingga orang bisa datang satu titik,” kata Sulkarnain Kadir.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (dua dari kanan), Sekot Kendari, Hj Nahwa Umar (dua dari kiri), Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana (tengah) tengah melihat gambar desain proyek revitalisasi gedung Balai Kota.

“Kami usung konsep One Stop Service. Maksudnya, cukup datang di satu tempat (Mall Pelayanan), masyarakat bisa memenuhi kebutuhan administrasinya terkait dengan pemerintahan, bahkan kami juga sudah bicara dengan imigrasi untuk nanti membuka layanan pembuatan Pasport,” tambahnya.

Berdasarkan pantauannya lapangan, progresnya sudah mencapai sekira 65 persen. Rinciannya, gedung area parkir dan gedung podium 85 persen, serta tower balai kota sekira 25 persen. “Saya yakin tahun depan kita sudah bisa gunakan. Sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Saya pastikan balai kota bakal jadi mall pelayanan pertama di Sultra,” kata Sulkarnain Kadir.

Sementara untuk pembangunan taman kalosara lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, masih terus dikebut pembangunannya. Ditargetkan, bisa dimanfaatkan masyarakat pada tahun depan. Ia pun memastikan bakal menghadirkan sesautu yang berbeda dari sebelumnya.

Gambar desain proyek revitalisasi gedung Balai Kota.

“Mudah-mudahan tahun depan kita bisa persembahkan untuk masyarakat Kota Kendari. Suasanan taman kota yang refresh, lebih fresh, lebih optimal nanti pemanfaatannya, tidak hanya fungsi olahraga, sosial, juga nanti kita harap ini bisa jadi multi manfaat bagi taman kota ini,” kata Sulkarnain Kadir.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana menjelaskan pembangunan taman kalosara merupakan bagian dari program revitalisasi salah satu ruang terbuka hijau (RTH) di Kendari atau lebih tepatnya berlokasi di Taman Wali Kota (Tamkot) Kendari. Revitalisasi dimaksudkan untuk menunjang keberadaan Balai Kota Kendari.

Pengerjaannya dilakukan secara bertahap. Tahap awal, anggarannya sekira Rp 12 miliar untuk jogging track dan mempercantik taman. Kini, progresnya sudah mencapai 15 persen. “Pembangunannya kita sudah mulai untuk tahap pertama. Yang mana akan dibangun pertama adalah jogging tracknya dulu, papan nama, kemudian fasilitas toiletnya termasuk beberapa titik untuk penerangannya,” ungkap Erlis.

Khusus jogging track, kata Erlis, bakal dibangun unik. Pasalnya, didesain dua lantai. Itu dilakukan untuk menunjang aktifitas berolah raga masyarakat. Adapun untuk pembangunan tugu kalosara, bakal direalisasi pada tahap berikutnya. Saat ini, pihaknya masih berdiskusi dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat Kota Kendari untuk menentukan model yang tepat untuk pembangunannya.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (dua dari kanan) memantau pengerjaan gedung Balai Kota.

“Untuk pembangunan tugu, masih ada tahap desain yang kedua. Untuk penyempurnaan monumen itu sendiri, kami harus kolaborasi dengan tokoh adat san tokoh masyarakat. Sehingga tugu yang akan kita tampilkan nanti betul-betul sesuai dengan makna dan betuk yang seharusnya kita tampilkan (bangun),” kata Erlis.

“Jangan sampai salah desain. Ukurannya kita harus proporsi sesuai dengan yang aslinya jadi kalau perbesaran berapa kali dari bentuk aslinya. Terus norma-norma adatnya, filosofinya, bentuknya itu sedapat mungkin kami mengikuti saran dari tokoh-tokoh adat,” kata Erlis. (b/ags)

Balai Kota
Mega Proyek Balai Kota
Total Anggaran Rp 250 Miliar
Masa Pengerjaan 2019-2022
Pembiayaan Multiyears
Tahap I (2019) Gedung Utama (gedung podium) Rp 57 Miliar
Tahap II (2021) Perampungan Gedung dan Interior Rp 80 Miliar
Tahap III (2022) Pembangunan Tower Setinggi 9 Lantai Rp 133 Miliar

Revitalisasi Tamkot
Anggaran Rp 12 Miliar
Perbaikan Taman, Jogging Track, Toilet dan Lampu Penerangan
Jogging Track Didesain Dua Lantai
Ditargetkan Rampung Desember 2021

Sumber : Dinas PUPR Kendari
Data Diolah Kendari Pos