Siswa SMA 1 Kendari saat mengikuti vaksin remaja yang dilaksanakan Polda Sultra beberapa waktu lalu

KENDARIPOS.CO.ID– SMAN 1 Kendari kembali melaksana­kan kegiatan vaksinasi tahap kedua. Ini merupakan program TNI dan Polri yang diikuti 500 siswa/sisiwi. Sebelummya, penerima vaksin diwajibkan untuk mendaftat di Aula SMAN 1 Ken­dari, Kamis (9/9).

Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan, M.Si., mengapresiasi program vak­sinasi yang dilakukan oleh TNI dan Polri tersebut. Artinya bahwa pemer­intah sangat peduli dan aktkf dalam menekan laju penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah setelah vaksinasi ta­hap pertama yang kurang lebih diikuti 500 orang, kita kembali diberikan do­sis vaksin yamg sama untuk jumlah yang sama. Temtu kami berterima­kasih kepada seluruh jajaran yang terlibat. Semoga kegiatan vaksinasi bisa betul-betul menekan penu­laran pandemi Covid-19 di Sultra,” ungkapnya.

Dijelaskan bahwa penerima vak­sinasi tahap kedua, sudah menca­pai 95 persen dari jumlah siswa di SMAN 1 Kendari.
“Ada juga beberapa yang melaku­kan vaksinasi sendiri, jauh sebelum pelaksanaan vaksni di sekolah diad­akan. Ada juga beberapa siswa yang pada saat pelaksanaan vaksin baru mendaftar.

Karena mungkin melihat teman-temannya yang ikut vaksin yang tidak mengalami gejala apapun sehingga mereka mau divaksin. Itu terjadi di tahap pertama dan kedua, jumlah peserta selalu banyak. Kami tegaskan kepada siswa bahwa vaksin ini bukan sesuatu yang wajib, namun peserta yang ikut sampai ditahap ked­ua jauh melebihi ekspektasi kami. Un­tuk itu saya sangat senang dan bangga terhadap mereka,” jelasnya.

Dijelaskan bahwa kurang lebih 95 persen siswa dan sekitar 70 persen guru dan tenaga kependidikan SMAN 1 Kendari sudah melakukan vaksina­si. Pihaknya optimistis bisa dengan sukses melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Insya Allah kita akan lakukan PTM pada tanggal 13 September, dengan berbagai persiapan peralatan pro­tokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker, dan lain sebagainya, sudah sangat siap 100 persen. Ditambah sudah banyaknya siswa dan guru yang telah divaksin, membuatu kami yakin untuk bisa melaksanakan PTM dengan aman. Yang pastinya diiringi dengan pen­erapan Prokes dan jaga jarak, yang harus dilakukan secara maksimal,” pungkas Ruslan. (Ilw/b)