–Digelar Terbatas, Terapkan Prokes Ketat


KENDARIPOS.CO.ID — Setelah sekian lama belajar daring, siswa di Kota Kendari akan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai pekan depan. Selain digelar terbatas, siswa mesti mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dalam PTM.
Pemkot Kendari mengizinkan pelaksanaan PTM di sekolah pada 6 September sesuai surat rekomendasi Wali Kota Kendari.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, PTM di sekolah dilaksanakan secara terbatas untuk melindungi peserta didik dari risiko penularan Covid-19. Sebagai bentuk pencegahan, pihaknya mengklasifikasikan sekolah ke dalam tiga bagian. Yakni sekolah kecil, sedang, dan sekolah besar. “Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikmudora) sejak jauh-jauh hari mempersiapkan regulasi ini. Mudah-mudahan apa yang kita hadirkan saat ini bisa menjadi awal kebangkitan pendidikan kita, meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19,” kata Sulkarnain Kadir kepada Kendari Pos, Jumat (3/9) kemarin.

Dalam rekomendasinya, Sulkarnain Kadir mengingatkan agar sekolah menerapkan prokes dalam PTM di sekolah. “Siswa dan guru harus menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, mencuci tangan pada wadah yang disiapkan, dan menjaga jarak,” kata Sulkarnain Kadir.

Terpisah, Kepala Dikmudora Kendari, Makmur mengatakan secara umum sekolah-sekolah telah siap melaksanakan PTM terbatas. Seluruh sarana dan prasarana (sarpras) prokes Covid-19 telah disediakan misalnya masker, wadah mencuci tangan (wastafel), dan pengaturan kursi siswa.

“Kami targetkan setiap sekolah dalam sehari itu tidak lebih dari 200 siswa yang belajar tatap muka. Selebihnya harus belajar secara daring (Online) dari rumah. Karena pembukaan sekolah saat ini sifatnya masih terbatas,” kata Makmur.

Pada sisi lain, pembukaan sekolah dan izin PTM tak lepas dari tingginya kesadaran warga sekolah untuk berpartisipasi menyukseskan program vaksinasi. Saat ini seluruh guru sekira 4.576 orang di Kota Kendari sudah menerima vaksin. Bukan hanya guru, kata Makmur, beberapa pelajar yang sudah berusia 12 tahun ke atas sudah yang menerima vaksin.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Makmur dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari, jumlah murid/pelajar yang telah menerima vaksin sekira 19.682 orang (55,07 persen) dari 35.737 siswa sasaran vaksinasi.

Mantan Asisten I Pemkot Kendari itu menambahkan, jika dalam pelaksanaannya ditemukan kasus aktif atau ada pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka secara otomatis PTM di sekolah itu ditutup sementara. “Tentu kita tutup dulu sampai sampai dapat remomendasi lagi dari Wali Kota, berdasarkan pertimbangan dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari,” kata Makmur.

Menyangkut klasifikasi sekolah kecil, sedang dan besar, Makmur menjelaskan, untuk jenjang TK, yang masuk kategori sekolah kecil jika jumlah muridnya kurang dari 100 orang. Pelaksanaan PTM hanya tiga hari dalam sepekan dengan prokes ketat. Tiga hari sisanya dilaksanakan secara daring.

Selanjutnya kategori TK sedang adalah yang jumlah muridnya sekira 101-200 orang. PTM digelar dua hari. Sedangkan TK besar muridnya diatas 200 orang, PTM dilaksanakan hanya 1 hari dan sisanya 5 hari dilaksanakan secara daring.

Untuk jenjang SD, kategori sekolah kecil yakni jumlah siswanya kurang dari 200 orang. PTM dilaksanakan setiap hari dengan prokes ketat. Lalu, sekolah sedang adalaha, jumlah siswa mulai 201 – 500 orang. PTM 3 hari dalam sepekan. Dan kategori sekolah besar yakni jumlah muridnya sebanyak lebih dari 501 orang. PTM-nya 2 hari sisanya dilaksanakan secara daring.

Sementara untuk tingkat SMP, sekolah yang masuk kategori sekolah kecil jika jumlah pelajarnya tidak lebih dari 200 orang. PTM dilaksankan setiap hari dengab prokes ketat. Kategori sekolah sedang, jumlah pelajarnya berkisar antara 201 – 500 orang, PTM nya 3 hari, 3 hari daring. Sedangkan yang kategori sekolah besar adalah jumlah siswa di atas 501 orang. PTM-nya hanya 2 hari. Sisanya sekira 4 hari dilaksanakan secara daring dari rumah dengan tetap dalam pengawasan orang tua dan menerapkan prokes. (ags/b)

Klasifikasi Sekolah Dibagi Tiga Kategori