LM. Rusman Emba

KENDARIPOS.CO.ID– Bupati Muna LM. Rusman Emba mengaku sudah geram dengan sikap sebagian bawahannya yang kerap bekerja tanpa koordinasi. Beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), ia anggap masih mengedepankan ego sektoral dan terkesan “jalan sendiri”. Bupati Muna dua periode itu segera melakukan evaluasi kinerja pimpinan OPD.

Kekecewaan Bupati LM. Rusman Emba diungkapkan secara terbuka dihadapan seluruh organisasi perangkat daerah, para camat dan kepala desa dalam acara pelantikan penjabat Sekretaris Kabupaten Muna, Harmin. Ia menegaskan, perilaku bekerja tanpa koordinasi itu hanya akan merusak sistem pemerintahan yang dibangun. “Mulai dari sekarang semua langkah OPD yang tanpa koordinasi harus dibatasi. Bila makin dibiarkan maka hanya akan merusak birokrasi,” jelasnya di SOR La Ode Pandu, Raha.

Politisi PDIP itu tidak menyebut secara spesifik beberapa OPD yang dimaksud. Namun pernyataan tersebut memberi pertanda jika koordinasi lintas OPD masih jauh dibawah harapan. Hal itu berdampak pada akselerasi pelayanan pemerintahan dan pembangunan daerah. “Saya minta ini menjadi perhatian serius Sekda baru. Konsolidasikan birokrasi sebaik mungkin dan jangan biarkan OPD bekerja tanpa arahan,” terangnya.

Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam birokrasi. Seluruh aparatur sipil negara bekerja lebih keras lagi demi mewujudkan cita-cita pembangunan yang sudah dijanjikan kepada masyarakat. Mantan Ketua DPRD Sultra itu memastikan bakal melakukan penilaian performa dinas dan evaluasi terhadap kepala OPD secara khusus.

“Kita harus mampu menjawab harapan masyarakat. Apalagi ada janji-janji yang sudah disampaikan ditengah-tengah mereka. Untuk itu, saya berharap ada perbaikan kinerja menjadi lebih terkoordinasi lagi,” tuturnya. Sementara itu, Pj. Sekda Muna, Harmin mengakui jika dalam organisasi pemerintahan kerap ada ego sektoral antar satuan kerja.

Makanya, salah satu tugas utamanya adalah membangun konsolidasi bersama dengan OPD agar bekerja lebih terarah sesuai keinginan Bupati dan Wakil Bupati. “Kita akan lakukan komunikasi dan konsolidasi. Ego sektoral itu harus dikurangi agar birokrasi bekerja sebagai suatu sistem. Semua harus mengikuti arahan pimpinan,” imbuhnya. (ode/b)