HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS
LEBIH REPRESENTATIF : Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada warganya, Pemkab Butur mengalokasikan anggaran Rp 1,8 miliar untuk merehabilitasi gedung IGD Rumah Sakit Umum Daerah. Proyek itu ditargetkan tuntas tahun ini.

KENDARIPOS.CO.ID–Segala kekurangan yang dialami masyarakat terutama dalam pelayanan kesehatan mulai dituntaskan Bupati Buton Utara (Butur), Muh. Ridwan Zakariah. Kepala Daerah dua periode di Lipu Tinadeakono Sara itu menggelontorkan anggaran Rp 1,8 miliar untuk merehabilitasi gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Proyek itu ditargetkan tuntas tahun ini.

“Rehab gedung IGD menggunakan anggaran dana alokasi khusus dan sudah mulai dikerja. Item pekerjaan ada penambahan ruangan dan sekat-sekat dihilangkan. Ada perluasan gedung agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara maksimal dengan hadirnya sarana pelayanan kesehatan yang representatif,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Butur, dr. Izanuddin, Jumat (17/9).

Ia memastikan, pekerjaan peningkatan infrastuktur IGD telah sesuai spesifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, yang menangani perencanaan dan konsultan telah menandatangani surat pernyataan jika semua sudah sesuai regulasi.

“Saya sangat berhati-hati agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Kebetulan saya sebagai pejabat pembuat komitmen,” terangnya. Mantan Direktur RSUD Butur itu menambahkan, pembenahan pelayanan kesehatan harus dilakukan dengan cepat.

Tak boleh ada warga yang meninggal karena kelalaian petugas dan belum lengkapnya sarana alat kesehatan. “Kita benahi secara bertahap. Bahkan saya sepakat, Butur membutuhkan gedung RSUD yang baru,” tandasnya. (b/had)