Melahirkan Alumni Kompetitif

KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) terus berkibar di jagat dunia pendidikan Sultra. Sebagai universitas swasta, UMK terus berkarya dengan melahirkan mahasiswa dan alumni berkualitas.
Tahun 2019, UMK dalam tongkat kepemimpinan Rektor Amir Mahmud, S.Pi., M.P. Sederet pembangunan fisik dan nonfisik dilakukan sang rektor untuk memajukan kampus swasta prestisius di Sultra itu.

Saat silaturahmi kepada Direktur Utama (Dirut) Kendari Pos, Irwan Zainuddin dan menjadi narasumber di kanal youtube Kendari Pos Channel, Rektor UMK Amir Mahmud memaparkan UMK akan terus berinovasi. Di tengah situasi yang penuh tantangan ini, UMK tak surut semangat melebarkan sayapnya. Bukan hanya membangun sarana dan prasarana, UMK juga berusaha beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan meningkatkan pelayanan akademik bagi mahasiswa.

Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin (kanan), menyerahkan cendera mata kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Amir Mahmud, S.Pi., M.P (kiri), usai mengisi acara di kanal youtube KendariPos Chanel di Graha Pena Kendari Pos, Kamis (16/9) kemarin.

“Kita berusaha meningkatkan kualitas pelayanan baik akademik maupun non akademik. Tujuannya adalah untuk menghasilkan alumni-alumni yang kompetitif,” ungkap Amir, pria kelahiran Toduma, sebuah desa di Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan di Graha Pena Kendari Pos, Kamis (16/9) kemarin.

Lanjut Amir, UMK menghadapi berbagai tantangan selama pandemi Covid-19. Di antaranya, keharusan beradaptasi dengan teknologi dalam proses pembelajaran dan pelayanan. Di saat sejumlah kampus lain memiliki dana abadi dalam jumlah besar, UMK harus merevisi pos-pos anggaran untuk menyesuaikan kemampuan pengeluaran karena perubahan yang mendadak.

“Sejak awal pandemi, kita sudah berusaha beradaptasi. Berkat usaha bersama dan bantuan dari berbagai pihak, kegiatan di UMK tetap berjalan tanpa kendala yang berarti. Perkuliahan berjalan lancar dan beberapa bulan terakhir UMK terus melaksanakan vaksinasi,” imbuhnya.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Kendari itu mengungkapkan, UMK masih menjadi salah satu universitas di bawah naungan Muhammadiyah dengan kondisi keuangan yang cukup stabil. Hingga saat ini UMK belum memiliki hutang walaupun pembangunan terus dilakukan. Sebut saja, pembangunan gedung rektorat tujuh lantai dan pondok tahfidz Quran yang sedang berlangsung serta pembangunan asrama mahasiswa yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

“UMK memiliki lahan yang sangat luas. Saat ini gedung rektorat tujuh lantai sedang dibangun. Salah satu lantainya akan menjadi pusat perpustakaan digital dan layanan teknologi informasi. Di gedung baru itu juga akan hadir riset center. Insya Allah bulan Maret tahun depan akan dibangun asrama mahasiswa sekitar 200 sampai 300 kamar,” ungkapnya.

Amir menyadari bahwa harapan untuk memajukan UMK membutuhkan dukungan dari berbagai pihak baik di internal UMK, organisasi Muhammadiyah, maupun pihak-pihak eksternal termasuk Harian Kendari Pos. Ia berharap, Kendari Pos tetap menjadi mitra UMK dalam mensosialisasikan berbagai program kampus yang berdiri sejak tahun 2001 itu.

“Kita harus memiliki kemauan untuk berinovasi dan tidak kaku dengan keterbatasan yang ada. Daya juang jangan sampai kendor, tetap berfikir positif setiap hari, serta tidak lupa bersyukur dan berdoa. Dukungan dari semua pihak termasuk Kendari Pos juga sangat kami butuhkan dalam membangun UMK,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin mendukung langkah positif yang dilakukan UMK. Harian Kendari Pos sebagai media partner UMK siap mempublikasikan kegiatan-kegiatan UMK agar menjadi sumber informasi yang tepercaya bagi publik.

“Perusahaan media juga tidak terlepas dari tantangan kemajuan zaman. Dunia media massa juga menghadapi disrupsi yang terjadi. Saat ini masyarakat sulit membedakan antara karya jurnalistik dan yang bukan. Fake news dan fact news kini beda-beda tipis. Kendari Pos berkomitmen untuk terus menyajikan berita yang aktual dan tepercaya,” ujarnya. (uli/b)

Perusahaan Media Tidak Lepas dari Tantangan Kemajuan Zaman