PT KIC Diadukan ke DPRD

KAMALUDDIN/KENDARI POS
TIDAK KONSISTEN : Suasana pertemuan antara warga Baito dengan para wakil rakyat yang dipimpin Ketua DPRD, Irham Kalenggo terkait aktivitas PT KIC.

KENDARIPOS.CO.ID– Warga kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mengadukan pihak PT Kilau indah Cemerlang (KIC) ke DPRD. Aktivitas perusahaan perkebunan tersebut dianggap meresahkan. Versi warga, pihak PT KIC diduga telah merusak akses Laribone yang berstatus jalan usaha tani.

Mereka juga menuding, PT KIC melanggar SK Bupati No. 503/343/Tahun 2019 tentang pemberian izin lokasi bagian hak dan kewajiban perusahaan. Termasuk perusakan aliran sungai. Tuduhan lain adalah indikasi pemalsuan hak guna usaha (HGU) yang diterbitkan BPN Konawe Selatan tahun 2014, termasuk tak melakukan ganti rugi tanaman tumbuh masyarakat.

“Masyarakat memperbaiki jalan swadaya sepanjang 3 kilometer yang rusak parah sejak PT KIC. Izin lokasi perusahaan itu adalah tanaman tebu, tapi fakta di lapangan justru kelapa. Makanya kami minta perusahaan tersebut tidak melakukan aktivitas di dua desa, Sambahule dan Baito. Juga tidak boleh masuk mengolah lahan, khususnya yang belum diganti rugi. Kami tidak menerima lagi negosiasi,” kata perwakilan warga, Jumawan, kemarin.

Manajemen PT KIC juga dianggap tidak konsisten dengan hasil rapat di balai desa pada 23 Februari 2021 terkait penyelesaian ganti rugi lahan. Mendengar keluhan masyarakat Baito tersebut, Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, berjanji, pihaknya akan melakukan klarifikasi ulang sekaligus peninjauan ke lokasi perusahaan pada minggu ketiga September 2021. “Kami akan melakukan peninjauan lokasi secara langsung, agar bisa ketemu titik terangnya dan ada solusi. Sekaligus membuktikan aduan masyarakat ini,” jawabnya.

Irham menegaskan, jika pihak perusahaan sudah melewati HGU berarti ada pelanggaran. Harusnya verifikasi lahan, ganti rugi dan olah. “PT KIC juga harus siap memperbaiki jalan setelah cuaca bagus. Terkait ganti rugi akan dibicarakan ulang, sebab belum tuntas. Selama lahan masyarakat belum di ganti rugi dan diselesaikan, PT KIC tidak boleh melakukan aktivitas,” tambahnya. (b/kam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *