Progres Outer Ringroad Capai 45 Persen

Segmen I dan II Masuk Tahap Pengaspalan

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan jalur lingkar luar atau outer ringroad terus dikebut. Tahun 2021, pengerjaannya dibagi menjadi dua segmen. Yang mana, pengerjaannya telah masuk tahap pengaspalan. Jika merujuk kontrak, progres proyek berlabel multi years ini telah mencapai 28 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sultra, Lumbarddin mengatakan segmen I dimulai dari pertigaan Nanga-nanga menuju Kebun Raya Kendari. Panjang jalannya 1,5 kilometer. Sementara segmen II dimulai dari jalan poros Nanga-nanga hingga perempatan jalan Brigjen Katamso (Asrama Brimob). Panjangnya mencapai 12,9 kilometer.

Untuk memudahkan akses strategis, Pemkot Kendari membangun jalan lingkar luar
atau outer ringroad. Setelah ditunda akibat pandemi, pembangunannya kembali dilanjutkan tahun 2021 ini.
Jalan menuju Kendari New Port (KNP) menjadi salah satu bagian dari proyek ini

“Untuk segmen I, jalan yang sudah teraspal sekitar 1,2 kilometer. Tinggal sedikit lagi tuntas. Namun segmen II baru 800 meter yang diaspal. Jika melihat tahun anggaran, progresnya sudah 45 persen. Tapi terhadap kontrak (multi years) baru 28 persen,” jelas Lumbarddin kemarin.

Anggaran pembangunan jalan lingkar tahun ini kata dia, dipotong akibat covid-19. Bila awalnya, porsi anggarannya sebesar Rp 51 miliar, kini menjadi Rp 40,6 miliar atau ada pemotongan sebesar Rp 10,4 miliar. “Pemotongan anggaran ini menyebabkan planning berubah. Pembangunan jalan yang direncanakan dua jalur, terpaksa diubah menjadi satu jalur,” ujarnya.

Di sisi lain, cuaca yang kurang bersahabat (hujan) menjadi kendala yang dihadapi para pekerja di lapangan. Curah hujan dengan durasi yang lama membuat pengerjaan jalan lingkar sedikit molor. Namun demikian, pihaknya tetap mengupayakan proyek ini bisa rampung Desember mendatang.

“Kami tetap optimis bisa selesai sesuai kontrak. Apalagi sumber daya cukup memadai. Mulai dari bahan material hingga peralatan yang digunakan sangat mendukung. Yang pastinya, semua siap,” imbuh Lumbarddin.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir berharap BPJN bisa segera menuntaskan proyek ini. Sebab proyek ini sangat strategis bagi daerah dan masyarakat. Jalur outer ring road akan menjadi akses penting Kota Kendari di masa mendatang. Sebab jalur ini bagian dari pengembangan kawasan strategis dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat kota.

“Membangun Kota itu harus melihat perkembangan dan daya tahan 50 s.d 100 tahun ke depan. Tak hanya sifatnya kondisional semata. Sebab perencanaanya kota harus disusun secara matang. Pembangunan jalur lingkar untuk memecah arus lalulintas dalam kota agar tidak terjadi kemacetan. Apalagi Kendari semakin pesat,” terangnya.

Outer ring road sambungnya, bisa memperpendek jarak tempuh dan memisahkan kendaraan bertonase besar sehingga tak perlu masuk di dalam kota. Jalur ini akan menghubungkan Kendari dan beberapa daerah tetangga seperti Konawe dan Konawe Selatan (Konsel). Apalagi Pemkot Kendari tengah membangun terminal Type A di jalur ini.

“Kami tidak akan benarkan ada kendaraan luar Kendari tujuan pelabuhan masuk dalan kota. Nantinya, akan diarahkan melewati jalan lingkar luar ini,” pungkasnya. (b/ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *