KENDARIPOS.CO.ID — Selama dua hari (16- 17/9), Universitas Mandala Waluya (UMW) bekerjasama dengan Polda Sultra, serta Polres Kendari, melaksanakan vaksinasi terhadap mahasiswanya. Dari data yang ada sebanyak 1140 mahasiswa mengikuti vaksinasi tersebut.

Kapolda Sultra dan Kapolres Kota Kendari saat menyaksikan vaksinasi massal di
Universitas Mandala Waluya, didampingi rektor Universitas Mandala Waluya (16/9).

Rektor UMW, Dr.Ratna Umi Nurlila, M.Sc, menjelaskan, vaksinasi ini merupakan persiapan proses percepatan menghadapi tatap muka perkuliahan (off line). Sesuai surat edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan,Ristek dan Tekhonologi, tanggal 13 September 2021,yakni beberapa penekanan untuk bisa melakukan kuliah off line mahasiswa harus sudah divaksin. Lalu harus berkoordinasi dengan kopertis, berkoordinasi dengan satgas covid-19 daerah setempat secara intens serta dibentuk satgas secara internal di kampus. “Itu pun untuk kuliah off line hanya 50 persen dari jumlah mahasiswa yang bisa mengikuti, karena masih dilakukan juga kuliah daring untuk 50 persen. Protokol kesehatan juga harus terus menjadi perhatian, untuk menghindari penularan covid,” terangnya.

Bila vaksinasi sudah dilakukan serta persyaratan lainnya telah terpenuhi dan tatap muka perkuliahan dilakukan meski baru 50 persen, setidaknya akan lebih baik. “Perkuliahan tatap muka lebih maksimal dibanding daring, terlebih untuk proses administrasi dan sejumlah kegiatan mahasiswa lainnya akan lebih mudah,” tegasnya.

Pada vaksinasi hari pertama Kapolda Sultra, Irjen. Pol.Drs.Yan Sultra.I.,SH, juga menyaksikan dan memberikan apresiasi terhadap UMW, sebagai kampus kesehatan yang mendukung program vaksinasi pemerintah. Begitu pula Kapolres Kendari, juga datang dan berharap mahasiswa di UMW bisa terlibat dalam program vaksinasi. “Tawaran untuk terlibat dalam vaksinasi sangat memungkinkan, terutama bagi mahasiswa jurusan keperawatan. Tapi tentunya harus sesuai dengan ketentuan vaksinator serta hal lainnya sesuai standar yang ada,” pungkasnya. (adv)