Penelitian Ilmiah Perlu Ditingkatkan

KENDARIPOS.CO.ID– Jumlah karya ilmiah dan penelitan dalam 17 tahun Kolaka Utara (Kolut) terbentuk sebagai daerah otonomi, harusnya makin banyak. Sebab data dan hasil karya ilmiah itu sangat dibutuhkan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan arah kebijakan oleh pemerintah, dalam membuat program setiap tahun.

Tahun 2021 ini, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kolut hanya menggarap empat jenis penelitian. Sepuluh judul yang diajukan harus tertunda karena kendala refocusing anggaran.

Kepala Balitbang Kolut, Masmur Lakahena, menjelaskan empat penelitian itu meliputi kajian dan analisis evaluasi peningkatan produktivitas kakao 2018-2020. Itu ditangani pihak ketiga, Universitas Halu Oleo (UHO) dengan harapan bisa menghasilkan karya yang objektif. “Harus berdasarkan dari kacamata mereka. Jadi bukan kami yang harus menilai apakah berhasil atau gagal,” ujarnya, Rabu (1/9).

Judul kedua yakni penyusunan nilai tukar petani dan nelayan. Hal ini rutin dilakukan setiap tahun untuk mengetahui sejauhmana hasil dari upaya-upaya pembinaan dan dampak bantuan terhadap sumber pendapatan. “Ditangani STAI Rawa Aopa,” katanya.

Untuk judul penelitian yang ketiga terkait analisis pertumbuhan ekonomi Kolut di masa pandemi, dan keempat menyangkut analisis indeks kepuasan masyarakat terkait pelayanan semua intansi pemerintah di Kolut. “Ditangani Universitas 19 November, Kolaka,” sebut Masmur Lakahena.

Rata-rata penelitian itu menghabiskan waktu tiga bulan. Tetapi jika yang membutuhkan pengukuran panjang, semisal uji lab dan analisis ilmiah mendalam, minimal empat hingga enam bulan.

Pendanaan penelitian tiap judul diplot minimal Rp 100 juta dan selebihnya bergantung dari bobot karya ilmiah itu sendiri. Total dana yang diporsikan saat ini hanya berkisar Rp 800 an juta. “Pada dasarnya Kolut butuh banyak penelitian. Diatas 10 judul sanggup diselesaikan karena kami bermitra dengan pihak ketiga untuk merealisasikan hal ini,” pungkas Masmur Lakahena. (c/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *