KENDARIPOS.CO.ID — Inspektorat Kendari terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, utamanya pemberantasan pencegahan perilaku korupsi. Teranyar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah komando Inspektur Syarifuddin menghadirkan inovasi e-Proksi (Elektronik Program Pencegahan Korupsi).

Inspekrur Kota Kendari, Syarifuddin menjelaskan, aplikasi e-Proksi dihadirkan untuk mencegah terjadinya perilaku korupsi di tengah masyarakat. Terdapat beberapa layanan dalam Aplikasi e-Proksi di antaranya daftar tamu, aduan publik, APIP WBS, klik kowas, e-TLHP, informasi, e-survey, unduhan dan statistik.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Kendari mensinkronkan aplikasi layanan seperti Jaga Kendari (Jari) dengan Jaga milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Selain sebagai bentuk pencegahan korupsi lanjut dia, aplikasi e-Proksi juga memudahkan layanan terhadap ASN. Misalnya pegawai yang hendak melakukan pengurusan surat keterangan bebas temuan (SKBT) dapat mengajukannya melalui aplikasi e-Proksi pada layanan e-SKBT.

“Di mana layanan e-SKBT dapat mempermudah pegawai Kota Kendari yang akan membuat surat keterangan bebas temuan, kenaikan pangkat, pindah wilayah kerja, pensiun hidup dan pensiun meninggal,” kata Syarifuddin.

Syarifuddin yakin, aplikasi e-Proksi bisa meningkatkan kualitas layanan Inspektorat, tidak hanya kepada ASN lingkup Pemrkot Kendari tetapi juga kepada masyarakat luas. “Untuk dapat menggunakan layanan pada Aplikasi e-Proksi, masyarakat bisa megakses melalui playstore dengan nama E-Proksi Kendari atau melalui https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.kotakendari.eproksi,” pungkasnya. (b/ags)