Pemkab Gagas Program Smart City

KENDARIPOS.CO.ID–Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus berbenah. Dalam mewujudkan kota cerdas dan hebat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tengah menggagas kemajuan daerah dengan konsep smart city.
Untuk mewujudkan program tersebut, Pemkab Konsel bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika mengelar bimbingan teknis (Bimtek) tahap satu penyusunan master plan kota cerdas (smart city) di aula Bappeda, Kamis (2/9).

Wakil Bupati Konsel, Rasyid hadir membuka kegiatan tersebut, didampingi Kadis Kominfo, Annas Mas’ud, Kepala Bappeda, H. Ichsan Porosi, Perwakilan Tim Pembimbing Smart City Kemenkominfo hingga para Kepala OPD dan dari berbagai komunitas. “Bimtek ini dapat memberi dampak positif bagi para peserta untuk melahirkan potensi-potensi yang ada. Kita berharap dengan go digitalnya Pemkab Konsel, semua wilayah dapat terkoneksi oleh internet,” ungkap Rasyid, kemarin.

Ia menegaskan, Pemkab Konsel akan mendukung program smart city tersebut, dengan harapan wilayah-wilayah yang belum terkoneksi internet agar diusulkan pembangunan tower jaringan.

“Kita sudah masukan dalam RPJMD go digital, agar semua daerah di Konsel yang belum terkoneksi internet untuk dilakukan pemasangan jaringan,” janji Rasyid.

Konsel-2 itu berharap, dengan konsep penerapan kota cerdas dan hebat dapat meningkatkan inovasi dan pendapatan usaha, serta penigkatan pendapatan warga di otoritanya. Sementara itu, Kepala Diskominfo Konsel, Anas Mas’ud, mengungkapkan, smart city merupakan upaya-upaya inovatif yang dilakukan ekosistem kota dalam mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia serta komunitas setempat.

Ketua Panitia Penyusunan Master Plan Smart City tersebut juga menjelaskan, Bimtek itu juga bertujuan untuk menyamakan arah kebijakan dan sinkronisasi program dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah. “Sehingga dibutuhkan partisipasi dari sejumlah OPD, eksternal dan komunitas di daerah. Agar dokumen yang dihasilkan dapat memberikan gambaran secara utuh terhadap arah kebijakan pembangunan smart city di Konsel,” tandas Anas. Bimtek itu sendiri akan digelar empat kali sesuai nota kesepahaman antara Ditjen Aplikasi Informatika dengan Pemkab Konsel. (c/kam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *